Liputan6.com, Jakarta - Barang tak berguna yang menumpuk di setiap rumah sering kali berasal dari benda yang awalnya dianggap masih berguna. Kebiasaan atau hobi menyimpan barang karena sayang membuangnya membuat beberapa benda terus memenuhi sudut ruangan meski sudah jarang digunakan.
Seiring waktu, barang tak berguna yang menumpuk di setiap rumah dapat memenuhi lemari, laci, hingga area penyimpanan. Tumpukan tersebut membuat ruangan terasa lebih penuh dan menyulitkan saat mencari barang yang benar-benar dibutuhkan.
Padahal, barang tak berguna yang menumpuk di setiap rumah bisa mulai diseleksi dan disingkirkan secara bertahap. Benda yang sudah rusak, kedaluwarsa, atau tidak lagi memiliki fungsi dapat dikeluarkan agar ruang terasa lebih lega.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari Good Housekeeping tentang barang tak berguna yang menumpuk di setiap rumah, Senin (21/9/2026).
1. Obat Batuk yang Sudah Kedaluwarsa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353642/original/025179000_1789973081-Obat_Batuk.jpg)
Obat batuk yang hanya digunakan beberapa kali sering kali berakhir tersimpan di lemari obat selama berbulan-bulan. Botol yang sudah dibuka kemudian terlupakan hingga melewati masa penggunaan setelah dibuka atau tanggal kedaluwarsanya.
Periksa petunjuk pada kemasan untuk mengetahui berapa lama obat masih dapat digunakan setelah dibuka. Jika sudah melewati batas tersebut atau tanggal kedaluwarsa, sebaiknya jangan disimpan kembali. Obat yang sudah tidak layak digunakan juga sebaiknya tidak dibuang sembarangan ke saluran air dan perlu diserahkan melalui fasilitas pembuangan obat yang sesuai.
Advertisement
2. Tanaman yang Sudah Mati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353643/original/031389300_1789973081-Tanaman_yang_Sudah_Mati.jpg)
Tanaman mati menjadi salah satu benda yang sering tetap berada di sudut rumah meski sudah tidak menunjukkan tanda-tanda dapat tumbuh kembali. Potnya masih disimpan karena berharap tanaman bisa hidup lagi, padahal kondisi tanaman sudah terlalu buruk.
Jika tanaman memang sudah mati dan tidak dapat diselamatkan, singkirkan tanaman tersebut dan manfaatkan kembali potnya untuk tanaman baru. Tanaman yang sehat dan tidak terkena penyakit juga dapat diolah menjadi kompos, sedangkan tanaman yang terserang penyakit sebaiknya tidak dicampurkan ke kompos agar tidak berisiko menyebarkan penyakit ke tanaman lain.
3. Botol Saus yang Hampir Kosong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353644/original/036398300_1789973081-Botol_Saus_yang_Hampir_Kosong.jpg)
Coba periksa bagian pintu kulkas. Bisa jadi ada beberapa botol saus yang sebenarnya tinggal sedikit, tetapi tetap disimpan karena masih dianggap bisa digunakan. Botol semacam ini sering kali justru memenuhi ruang penyimpanan tanpa benar-benar digunakan sampai habis.
Jika warna, aroma, atau teksturnya sudah berubah, sebaiknya saus tersebut dibuang. Namun, jika kondisinya masih baik, habiskan isinya terlebih dahulu atau pindahkan ke botol yang masih digunakan agar tidak ada makanan yang terbuang percuma. Setelah kosong, botol dapat dibersihkan dan didaur ulang sesuai jenis material serta fasilitas yang tersedia.
Advertisement
4. Pakaian yang Rusak dan Tak Kunjung Diperbaiki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353645/original/041909000_1789973081-Pakaian_yang_Rusak.jpg)
Pakaian dengan kancing lepas, jahitan terbuka, atau kerusakan kecil sering kali tetap memenuhi lemari karena ada niat untuk memperbaikinya nanti. Masalahnya, “nanti” bisa berlangsung hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Coba periksa kembali pakaian tersebut dan tanyakan apakah memang masih ingin menggunakannya. Jika kerusakannya mudah diperbaiki dan pakaian masih disukai, tentukan waktu khusus untuk memperbaikinya. Namun, jika terus tertunda karena pakaian tersebut sebenarnya sudah tidak dibutuhkan, lebih baik disumbangkan atau didaur ulang sesuai kondisinya.
5. Kantong Plastik yang Terlalu Banyak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353646/original/046821900_1789973081-kantong_plastik.jpg)
Kantong plastik bekas belanja sering disimpan di laci atau sudut dapur dengan alasan bisa digunakan kembali. Namun, jika jumlahnya sudah terlalu banyak dan jarang terpakai, tumpukan tersebut justru menjadi barang yang memenuhi ruang.
Pilih beberapa kantong yang masih layak digunakan kembali dan singkirkan sisanya melalui fasilitas daur ulang yang menerima kantong plastik. Jika memungkinkan, kantong yang masih bagus juga dapat diberikan kepada orang lain yang membutuhkannya. Dengan begitu, laci dapur tidak lagi dipenuhi kantong plastik yang hanya menunggu untuk digunakan.
Advertisement
6. Kotak Sepatu Kosong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353647/original/051707800_1789973081-rak_sepatu.jpg)
Kotak sepatu sering disimpan karena dianggap masih berguna untuk menyimpan barang lain atau menjadi tempat penyimpanan sepatu. Namun, jika tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut, kotak yang menumpuk di lemari hanya akan menghabiskan ruang.
Pertahankan kotak sepatu yang memang masih memiliki fungsi, misalnya untuk menyimpan barang tertentu atau jika sepatu di dalamnya memang perlu disimpan dalam kotak. Sementara itu, kotak kosong yang sudah tidak digunakan dapat disingkirkan agar ruang penyimpanan menjadi lebih lega. Sepatu yang sering dipakai juga lebih mudah diakses jika tidak harus dikeluarkan dari tumpukan kotak terlebih dahulu.
7. Makanan yang Mengalami Freezer Burn
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353648/original/056581200_1789973081-Makanan_yang_Mengalami_Freezer_Burn.jpg)
Makanan yang mengalami freezer burn biasanya ditandai dengan munculnya kristal es serta perubahan warna dan tekstur. Kondisi ini terjadi ketika makanan kehilangan kelembapan selama disimpan di dalam freezer, sehingga kualitasnya dapat menurun dan teksturnya menjadi lebih kering atau keras.
Meski freezer burn tidak selalu berarti makanan tersebut berbahaya untuk dikonsumsi, kondisi ini menunjukkan bahwa makanan sudah terlalu lama tersimpan atau tidak dikemas dengan baik. Jika makanan sudah berubah kualitas secara signifikan dan kemungkinan besar tidak akan dimakan, menyingkirkannya dapat membuat ruang freezer lebih lega. Untuk mencegah hal serupa, simpan makanan dalam kemasan kedap udara dan beri label tanggal penyimpanan.
Pertanyaan Seputar Barang Tak Berguna yang Menumpuk di Setiap Rumah
Bagaimana cara membuang obat batuk kedaluwarsa dengan benar?
Obat batuk kedaluwarsa sebaiknya tidak dibuang ke saluran pembuangan. Bawa obat ke apotek atau fasilitas pengelolaan limbah obat agar dapat dibuang dengan aman dan sesuai prosedur.
Apakah makanan dengan freezer burn masih aman dimakan?
Makanan dengan freezer burn umumnya masih aman dikonsumsi jika tidak ada tanda kerusakan lain. Namun, kualitasnya dapat menurun sehingga teksturnya menjadi kering, keras, dan berubah warna.
Apa yang harus dilakukan dengan kantong plastik lama?
Kantong plastik yang masih layak dapat digunakan kembali atau diberikan kepada orang lain. Jika sudah tidak diperlukan, daur ulang di tempat yang menerima kantong plastik atau fasilitas daur ulang yang tersedia.
Kapan pakaian rusak sebaiknya disingkirkan?
Pakaian rusak sebaiknya disingkirkan jika sudah lama tidak diperbaiki dan tidak lagi benar-benar ingin digunakan. Jika masih layak, pakaian dapat disumbangkan atau didaur ulang sesuai kondisinya.
Apakah semua kotak sepatu kosong perlu disimpan?
Tidak. Simpan kotak sepatu yang masih memiliki fungsi, misalnya untuk penyimpanan. Jika hanya menumpuk di lemari tanpa digunakan, kotak tersebut dapat disingkirkan untuk menghemat ruang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769936/original/006475700_1710237097-bank_papua_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433901/original/080742000_1764906305-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-05T103803.223.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353641/original/019499700_1789973081-Kotak_Sepatu_Kosong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111737/original/089347500_1738057912-pexels-rdne-5591581.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332991/original/081200400_1787727114-HL_koin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306586/original/086642000_1784884537-0a76076a-80fd-42e9-bf31-f1ca9c6eb08e.jpg)