Liputan6.com, Jakarta - Ide pagar rumah yang estetik sebenarnya bisa sangat mungkin diwujudkan hanya dengan memanfaatkan material sisa. Kebanyakan orang akan membuang atau menjual ulang kayu bekas, potongan besi, bata, hingga genteng yang sebenarnya bisa disusun menjadi pembatas halaman elegan.
Sebagaimana diungkap American Institute of Architects (AIA), penggunaan kembali material bangunan yang sudah tak terpakai bisa menjadi solusi pembuatan pagar ramah lingkungan dengan nilai keunikan tinggi.
"Desain yang baik bergantung pada pemilihan material dan sumber daya yang tepat untuk menyeimbangkan prioritas dalam mencapai proyek yang tahan lama, aman, dan sehat dengan rantai pasokan yang adil dan berkelanjutan untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin terjadi pada planet ini," ungkap AIA.
Advertisement
Dari sana, bagi pemilik rumah yang ingin membuat pagar yang murah namun berkualitas, beberapa material berikut bisa menjadi pilihan. Simak selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Kamis (5/11).
1. Pagar dari Kayu Palet Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391179/original/033659300_1793876036-Ide_pagar_rumah_dari_material_sisa_yang_masih_layak_pakai_dan_menarik_model_kayu_dari_palet_bekas.jpg)
Kayu palet bekas bisa dimanfaatkan sebagai bahan pagar rumah. Material ini sering ditemukan dari bekas kemasan barang atau sisa kegiatan pergudangan. Papan yang masih utuh dapat dilepas, dibersihkan, kemudian disusun kembali menjadi pembatas halaman.
Pemasangannya bisa menggunakan susunan papan secara horizontal atau vertikal. Pemilik rumah juga bisa mengatur jarak antarpapan sesuai kebutuhan, misalnya untuk membatasi pandangan dari luar tanpa menutup seluruh aliran udara.
Sebelum digunakan, periksa setiap papan untuk memastikan tidak ada bagian yang lapuk, retak, atau memiliki paku tersisa. Kayu juga perlu diberi pelapis yang sesuai untuk penggunaan luar ruangan agar tidak mudah rusak akibat hujan dan paparan matahari.
Advertisement
2. Pagar dari Rangka Besi Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391180/original/037753500_1793876036-Ide_pagar_rumah_dari_material_sisa_yang_masih_layak_pakai_dan_menarik_model_dari_rangka_besi_bekas.jpg)
Potongan besi dari renovasi rumah atau rangka perabot yang sudah tidak digunakan bisa diolah menjadi pagar. Material tersebut dapat disusun menjadi rangka pembatas dengan pola garis vertikal, horizontal, maupun kombinasi keduanya.
Besi bekas juga bisa dipadukan dengan papan kayu untuk membentuk pagar yang memiliki bagian tertutup dan terbuka. Pemanfaatan dua jenis material ini memungkinkan pemilik rumah menggunakan sisa bahan yang tersedia tanpa harus membeli seluruh kebutuhan baru.
Pastikan besi tidak mengalami kerusakan yang mengurangi kekuatannya. Bersihkan permukaannya, periksa bagian sambungan, dan berikan lapisan antikarat sebelum dipasang. Bagian yang tajam juga perlu dirapikan agar tidak melukai penghuni rumah.
3. Pagar dari Bata Sisa Renovasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391181/original/041815200_1793876036-Ide_pagar_rumah_dari_material_sisa_yang_masih_layak_pakai_dan_menarik_model_bata_dari_sisa_renovasi.jpg)
Bata sisa renovasi dapat digunakan kembali untuk membuat pagar pembatas halaman. Bata yang masih utuh bisa disusun menjadi dinding dengan tinggi sesuai kebutuhan. Material ini cocok bagi pemilik rumah yang memiliki persediaan bata dari pembongkaran bangunan sebelumnya.
Penyusunannya bisa menggunakan pola memanjang atau berselang-seling. Bata juga dapat dikombinasikan dengan besi sebagai bagian atas pagar sehingga pembatas tidak seluruhnya tertutup dan halaman tetap mendapatkan aliran udara.
Sebelum menyusunnya, pisahkan bata yang pecah atau sudah rapuh. Perhatikan pula kondisi dasar tempat pemasangan agar susunan tidak mudah bergeser. Untuk pagar yang cukup tinggi, mintalah bantuan tukang agar pemasangannya memperhatikan keamanan.
Advertisement
4. Pagar dari Genteng Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391182/original/045638700_1793876036-Ide_pagar_rumah_dari_material_sisa_yang_masih_layak_pakai_dan_menarik_model_dari_genteng_bekas.jpg)
Genteng yang tersisa setelah renovasi rumah juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pagar. Genteng tanah liat yang masih utuh dapat disusun pada rangka kayu atau besi untuk membentuk pembatas halaman. Cara ini bisa digunakan ketika jumlah genteng tidak cukup untuk kebutuhan atap.
Susunan genteng dapat dibuat berjajar dengan posisi berdiri atau sedikit bertumpuk. Pemilik rumah juga bisa menggabungkannya dengan rangka besi agar setiap bagian memiliki penyangga. Bentuk susunan bisa disesuaikan dengan jumlah genteng yang tersedia.
Periksa kondisi setiap genteng sebelum digunakan. Hindari memasang genteng yang retak karena bisa pecah ketika terkena benturan. Pastikan pula rangka penyangga mampu menahan beban agar genteng tidak terlepas saat terkena angin atau hujan.
5. Pagar dari Pintu dan Jendela Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391183/original/049761100_1793876036-Ide_pagar_rumah_dari_material_sisa_yang_masih_layak_pakai_dan_menarik_model_dari_pintu_dan_jendela_bekas.jpg)
Pintu dan jendela bekas yang masih memiliki rangka utuh bisa dialihfungsikan menjadi bagian pagar rumah. Material tersebut dapat dipasang secara berjajar sebagai pembatas halaman, terutama jika memiliki beberapa ukuran yang sama atau bisa disesuaikan.
Daun pintu bekas dapat digunakan sebagai panel pagar, sedangkan kusen jendela bisa dimanfaatkan sebagai rangka pembatas. Bagian kaca yang sudah pecah perlu dilepas dan diganti dengan material lain agar tidak menimbulkan risiko bagi penghuni.
Sebelum memasangnya, periksa engsel, sambungan, dan kondisi kayu. Bersihkan bagian yang masih bisa digunakan, kemudian sesuaikan ukurannya dengan area pagar. Jika terdapat beberapa jenis pintu atau jendela, susun berdasarkan ukuran agar pemasangannya tidak menyulitkan.
Advertisement
6. Pagar Gabion dari Batu dan Sisa Beton
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391184/original/053722800_1793876036-Ide_pagar_rumah_dari_material_sisa_yang_masih_layak_pakai_dan_menarik_model_pagar_gabion_dari_batu.jpg)
Batu sisa pembangunan, pecahan beton, dan material bangunan yang tidak terpakai bisa dimanfaatkan untuk membuat pagar gabion. Konsep ini menggunakan keranjang atau rangka kawat sebagai wadah untuk menampung batu dan material padat lainnya.
Susunan batu dapat dibuat dalam beberapa bagian dengan rangka kawat sebagai pembatas. Material yang digunakan bisa berasal dari sisa pembongkaran halaman atau renovasi rumah. Pemilik rumah juga bisa menggabungkannya dengan kayu atau besi untuk membentuk pagar sesuai kebutuhan.
Pastikan material yang dimasukkan tidak mengandung pecahan tajam yang bisa keluar dari sela kawat. Gunakan kerangka yang mampu menahan beban isi dan pastikan bagian bawahnya memiliki tempat pijakan yang sesuai. Untuk pagar berukuran besar, mintalah bantuan tenaga yang memahami pemasangannya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Pagar Rumah dari Material Sisa
1. Apa saja bahan bekas yang bisa digunakan untuk membuat pagar rumah?
Kayu palet, besi, bata, genteng, pintu bekas, jendela, batu, dan pecahan beton bisa dimanfaatkan selama kondisinya masih layak.
2. Apakah kayu palet bekas bisa digunakan untuk pagar rumah?
Bisa. Kayu palet dapat dibongkar dan disusun kembali menjadi panel pagar dengan posisi horizontal atau vertikal.
3. Bagaimana cara memanfaatkan bata bekas untuk pagar?
Bata yang masih utuh dapat disusun menjadi dinding pembatas halaman atau dipadukan dengan rangka besi.
4. Apakah besi bekas aman digunakan untuk pagar?
Bisa digunakan selama kondisinya masih mampu menopang pagar, tidak mengalami kerusakan yang mengurangi kekuatannya, dan bagian tajam sudah dirapikan.
5. Bagaimana cara membuat pagar rumah dengan biaya hemat?
Manfaatkan material sisa renovasi yang masih bisa digunakan, sesuaikan desain dengan jumlah bahan, dan hitung kebutuhan pemasangan sebelum memulai pekerjaan.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6126278/original/025631900_1779010300-Tugas__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390996/original/082942600_1793869035-prabowo_listrik_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391169/original/067671000_1793875612-Ide_pagar_rumah_dari_material_sisa_yang_masih_layak_pakai_dan_menarik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390570/original/091562100_1793849037-ilustrasi_pagar_gabion_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8464750/original/031899400_1782365575-10289936814708438512.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377488/original/071182700_1792466207-14cf25fd-8fc5-430a-81f4-368b8fa88526.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385685/original/007717200_1793264524-b59eecb3-1960-408c-abc5-1ee7784dff0a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384019/original/074572500_1793148504-5ff6e54f-eda7-4403-8b71-5d61773133e1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383653/original/026149600_1793093805-6007b4a5-a498-4b88-ab65-e5279dbb1d5e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377482/original/043990400_1792466207-d31a14ec-17cf-4335-9d29-b9fe168b43e9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374594/original/004231900_1792055844-35c530c5-684c-460f-9db7-f159e97b41bb.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256496/original/025539700_1781159644-Pagar_Kombinasi_Besi_dan_Kayu_Modern.jpeg)