Akuatik Indonesia Perkuat Student Athlete, Buka Akses Beasiswa ke Amerika Serikat

Akuatik Indonesia memperkuat program student athlete untuk membuka jalur beasiswa luar negeri. Wisnu Wardhana menegaskan peluang ke AS dan Australia terbuka.

Diterbitkan 05 November 2026, 19:57 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Akuatik Indonesia memperluas masa depan atlet binaannya lewat penguatan program student athlete, yang dirancang membuka jalur beasiswa ke luar negeri bagi talenta akuatik nasional.

Inisiatif ini menempatkan pengembangan prestasi di kolam seiring dengan capaian akademik di perguruan tinggi, sehingga atlet tetap mampu melanjutkan studi tanpa mengorbankan karier olahraga.

Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi (WKU Binpres) Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, menegaskan peluang beasiswa ke luar negeri, terutama Amerika Serikat, sangat terbuka bukan hanya untuk perenang, tetapi juga atlet loncat indah dan polo air.

"Peluang untuk atlet-atlet kita, baik renang, mungkin loncat indah, polo air itu sangat terbuka lebar. Makanya saya hari ini mencoba membuka wawasan sebagai langkah awal bagaimana mengambil kesempatan beasiswa yang diberikan oleh banyak sekolah di Amerika Serikat," ujar Wisnu Wardhana di GBK Akuatik Stadium, Kamis (5/11/2026).

Amerika Serikat dan Australia Jadi Tujuan Beasiswa

Wisnu Wardhana, yang dikenal sebagai pionir student athlete akuatik Indonesia, menjelaskan program ini disusun untuk membukakan jalan serta menjembatani informasi yang dibutuhkan atlet saat mengejar beasiswa dan kesempatan berlatih di lingkungan kampus.

Selain di Amerika Serikat, jalur serupa juga tersedia menuju Australia serta perguruan tinggi di dalam negeri sebagai alternatif pengembangan jenjang akademik.

Untuk menopang keberlanjutan program, federasi menggalang kerja sama strategis dengan pihak swasta dan sponsor agar dukungan finansial serta fasilitas pendidikan dapat dihadirkan bagi atlet terpilih.

"PB Akuatik dalam hal ini membantu membukakan jalan. Walau kita bisa memberikan beasiswa melalui sponsor-sponsor seperti Bakti BCA yang sudah memberikan sponsor kepada dua renang Indonesia," ujar Wisnu menjelaskan skema dukungan yang berjalan.

Menuju Era Akuatik Indonesia Maju

Beasiswa yang disalurkan melalui kemitraan strategis tersebut diberikan secara selektif kepada atlet pilihan agar bantuan tepat sasaran.

Penilaian tidak semata bertumpu pada performa di lintasan, namun juga wajib diimbangi catatan akademik yang solid sebagai prasyarat utama.

"Tentunya mereka memiliki prestasi internasional dan juga prestasi akademik yang luar biasa," ujar Wisnu menegaskan pentingnya keseimbangan antara olahraga dan pendidikan bagi generasi muda akuatik Indonesia.

Dengan menggabungkan pengembangan bakat olahraga dan akses pendidikan tinggi, federasi menargetkan lahirnya atlet berdaya saing global dari cabang renang, loncat indah, dan polo air.

Program student athlete ini diharapkan menjadi pilar utama menuju era Akuatik Indonesia Maju di masa mendatang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Ini Sikap PSSI

Farrel Mido Destiano, Harley Ikhsan, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Copy Link
Batalkan