Rumah Produksi Bicara Kehadiran Shin Tae-yong di The Longest Wait

Produser eksekutif Sakti Parantean menyebut porsi Shin Tae-yong di The Longest Wait ditentukan keputusan editorial, durasi, ketersediaan materi, serta aspek legal.

Diterbitkan 05 November 2026, 15:54 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Minimnya kemunculan Shin Tae-yong dalam film dokumenter "The Longest Wait" memicu sorotan publik. Sejumlah penonton, termasuk pendukung Timnas Indonesia, mempertanyakan porsi layar sang pelatih di balik perjalanan skuad Garuda.

Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan, memegang peran signifikan dalam laju Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 hingga menembus putaran ketiga. Respons atas sorotan ini disampaikan pihak produksi.

Dalam wawancara bersama Bola.com, Kamis (5/11/2026), Executive Producer The Longest Wait, Sakti Parantean, menjelaskan porsi kemunculan sosok di film bergantung pada keputusan editorial dan alokasi durasi yang tersedia.

Keputusan Editorial dan Batas Durasi

Sakti menekankan bahwa tampil atau tidaknya seseorang di film dokumenter merupakan hasil penilaian editorial yang disesuaikan dengan kebutuhan cerita dan keterbatasan waktu tayang.

"Kalau berbicara mengenai kemunculan atau ketidakmunculan seseorang dalam film, hal tersebut berkaitan dengan pilihan editorial dan durasi yang kami miliki," ujar Sakti, dalam wawancara bersama Bola.com..

Ia menyebut tim produksi memilah materi yang paling relevan dengan sudut pandang penceritaan yang dibangun.

"Bukan berarti seseorang yang tidak muncul dalam film ini tidak memiliki peran penting dalam sejarah Timnas Indonesia," kata Sakti.

Ketersediaan Materi dan Aspek Legal

Sakti menambahkan, keputusan akhir juga dipengaruhi ketersediaan materi yang bisa dipakai. Tidak semua materi relevan dapat dimasukkan ke film karena berbagai pertimbangan produksi.

"Selain itu, ada juga faktor komersial dan legal yang harus dipertimbangkan, seperti izin penggunaan materi, persetujuan dari pihak yang terlibat, serta ketersediaan materi," ujarnya.

Menurut Sakti, hal-hal tersebut merupakan bagian dari proses pembuatan dokumenter. Alhasil, porsi kemunculan tidak semata ditentukan oleh besarnya kontribusi seseorang dalam perjalanan Timnas Indonesia, melainkan juga oleh materi yang tersedia dan dapat digunakan.

Di media sosial, banyak netizen yang juga suporter Timnas Indonesia mempertanyakan porsi Shin Tae-yong dalam "The Longest Wait".

Menurut mereka, kemunculan Shin Tae-yong sangat minim dibandingkan perannya di Timnas Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Comeback Dramatis Real Madrid, Gol Telat Federico Valverde Hancurkan AEK 3-2

Merisa Amanda, Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Copy Link
Batalkan