15 Inspirasi Tempat Menyimpan Barang jika Rumah Tidak Punya Gudang

Simak inspirasi tempat menyimpan barang jika rumah tidak punya gudang, rapi, dan cocok diterapkan pada rumah kecil di Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua rumah memiliki gudang khusus untuk menyimpan barang. Pada rumah kecil dengan luas terbatas, ruang yang tersedia biasanya lebih diprioritaskan untuk kamar tidur, ruang keluarga, dapur, atau area mencuci.

Akibatnya, berbagai barang rumah tangga seperti peralatan bersih-bersih, koper, kardus, perlengkapan musiman hingga stok kebutuhan rumah tangga sering menumpuk di sudut ruangan.

Padahal, tempat menyimpan barang jika rumah tidak punya gudang bisa dibuat dengan memanfaatkan area yang selama ini jarang digunakan. Tidak harus menambah ruangan baru, beberapa bagian rumah dapat diubah menjadi area penyimpanan yang lebih fungsional.

1. Manfaatkan Kolong Tempat Tidur

Kolong tempat tidur merupakan salah satu area yang sering terabaikan. Padahal, ruang kosong di bawah kasur cukup berguna untuk menyimpan barang yang jarang digunakan.

Gunakan kotak penyimpanan dengan penutup agar barang tidak mudah berdebu. Area ini dapat digunakan untuk menyimpan:

  • Sprei dan selimut cadangan
  • Bantal tambahan
  • Pakaian musiman
  • Tas
  • Sepatu yang jarang dipakai
  • Barang kenangan

Untuk rumah kecil, pilih kotak penyimpanan yang memiliki roda agar lebih mudah ditarik keluar ketika diperlukan.

2. Buat Lemari Tinggi hingga Mendekati Plafon

Jika luas lantai terbatas, manfaatkan ruang secara vertikal. Lemari yang dibuat tinggi hingga mendekati plafon dapat menampung lebih banyak barang tanpa mengambil terlalu banyak area lantai.

Bagian bawah bisa digunakan untuk barang yang sering dipakai, sedangkan bagian atas untuk barang yang jarang dikeluarkan.

Contohnya koper, perlengkapan dekorasi hari raya, kardus kosong, tas besar atau peralatan rumah tangga tertentu.

3. Gunakan Area Bawah Tangga

Rumah dua lantai sering memiliki area kosong di bawah tangga. Daripada dibiarkan kosong, bagian ini dapat dijadikan tempat penyimpanan.

Jika memungkinkan, buat kabinet dengan pintu tertutup. Cara ini membuat barang tidak terlihat sekaligus mengurangi kesan berantakan.

Area bawah tangga dapat digunakan untuk menyimpan sapu, pel, stok tisu, perkakas ringan hingga perlengkapan rumah tangga.

4. Manfaatkan Bagian Atas Lemari Dapur

Bagian atas kitchen set juga bisa menjadi tempat menyimpan barang jika rumah tidak punya gudang.

Barang yang jarang digunakan dapat ditempatkan di dalam kotak tertutup di bagian atas lemari. Misalnya cetakan kue tertentu, peralatan makan untuk acara khusus atau perlengkapan memasak yang hanya digunakan sesekali.

Pastikan barang yang disimpan tidak terlalu berat dan tidak mengganggu sirkulasi udara dapur.

5. Sediakan Lemari Tipis di Dekat Pintu Masuk

Area dekat pintu masuk biasanya tidak terlalu luas. Namun, lemari dengan desain ramping tetap bisa dimanfaatkan sebagai penyimpanan tambahan.

Pilih model dengan kedalaman yang tidak terlalu besar agar tidak mengganggu jalan. Lemari ini bisa digunakan untuk menyimpan payung, tas belanja, sandal, sepatu atau perlengkapan kecil lainnya.

6. Gunakan Rak Dinding

Dinding kosong dapat menjadi tempat penyimpanan tanpa mengurangi luas lantai.

Rak dinding dapat dipasang di ruang cuci, dapur, kamar tidur, ruang keluarga hingga area dekat meja kerja. Gunakan kotak atau keranjang agar barang-barang kecil tetap terlihat rapi.

Namun, perhatikan kapasitas beban rak dan kekuatan dinding sebelum memasangnya.

7. Manfaatkan Ruang di Atas Mesin Cuci

Bagi rumah yang tidak mempunyai gudang, area laundry bisa sekaligus menjadi tempat penyimpanan.

Ruang vertikal di atas mesin cuci dapat diberi rak untuk menyimpan deterjen, pewangi, kain lap, sikat atau perlengkapan mencuci lainnya.

Sebaiknya gunakan wadah tertutup untuk barang yang mudah terkena cipratan air.

8. Jadikan Bangku sebagai Tempat Penyimpanan

Bangku penyimpanan dapat memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai tempat duduk dan tempat menyimpan barang.

Model seperti ini cocok ditempatkan di ruang keluarga, kamar tidur, area dekat pintu masuk atau teras yang terlindung dari hujan.

Bagian dalamnya bisa digunakan untuk menyimpan selimut, mainan anak, tas atau perlengkapan lain yang tidak digunakan setiap hari.

9. Gunakan Ruang Kosong di Bawah Meja

Meja makan, meja kerja atau meja dapur terkadang memiliki ruang kosong di bagian bawah yang cukup luas.

Area tersebut dapat dimanfaatkan menggunakan keranjang atau kotak penyimpanan. Barang kecil seperti kabel, alat tulis, dokumen atau perlengkapan rumah tangga dapat dikelompokkan berdasarkan jenisnya.

Cara ini juga membantu menghindari barang berserakan di atas meja.

10. Manfaatkan Pintu untuk Penyimpanan

Bagian belakang pintu bisa menjadi lokasi penyimpanan tambahan tanpa membutuhkan banyak ruang.

Gunakan organizer gantung untuk menyimpan barang berukuran kecil seperti aksesori, perlengkapan kebersihan, tas atau kebutuhan rumah tangga.

Pastikan organizer tidak terlalu berat agar engsel pintu tetap aman dan pintu dapat dibuka-tutup dengan lancar.

11. Buat Penyimpanan di Bawah Kitchen Set

Bagian bawah kitchen set tidak harus seluruhnya digunakan untuk menyimpan peralatan memasak. Beberapa laci atau kabinet dapat dikhususkan untuk stok kebutuhan rumah tangga.

Misalnya stok sabun cuci piring, spons, kantong sampah, tisu, plastik makanan atau perlengkapan dapur yang belum digunakan.

Gunakan pembatas atau kotak agar barang tidak bercampur dan sulit dicari.

12. Gunakan Kotak Penyimpanan di Atas Lemari

Jika tidak memungkinkan menambah lemari baru, manfaatkan ruang kosong di atas lemari yang sudah ada.

Pilih kotak dengan ukuran seragam agar tampilan ruangan tetap rapi. Berikan label pada setiap kotak supaya barang lebih mudah ditemukan.

Barang yang jarang digunakan seperti dekorasi Natal, perlengkapan acara keluarga atau dokumen lama dapat ditempatkan di area ini.

13. Manfaatkan Sudut Ruangan dengan Rak Sudut

Sudut ruangan sering kali menjadi area yang tidak dimanfaatkan secara maksimal. Rak sudut dapat menjadi solusi untuk menambah ruang penyimpanan tanpa membuat ruangan terasa terlalu penuh.

Gunakan rak untuk buku, keranjang barang, perlengkapan rumah tangga atau benda dekorasi.

Untuk rumah kecil, model rak vertikal biasanya lebih efisien dibandingkan rak yang melebar ke samping.

14. Pisahkan Barang Berdasarkan Seberapa Sering Digunakan

Selain menentukan tempat menyimpan barang jika rumah tidak punya gudang, penting juga mengatur barang berdasarkan frekuensi pemakaian.

Barang yang digunakan setiap hari sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau. Sementara itu, barang yang hanya digunakan beberapa kali dalam setahun dapat ditempatkan di bagian atas lemari, kolong tempat tidur atau penyimpanan tertutup lainnya.

Dengan cara ini, rumah tidak perlu memiliki gudang besar hanya untuk menampung barang yang sebenarnya jarang digunakan.

15. Jangan Semua Sudut Rumah Dijadikan Tempat Penyimpanan

Memanfaatkan ruang kosong bukan berarti setiap sudut rumah harus dipenuhi barang. Sisakan area tertentu agar rumah tetap memiliki ruang gerak.

Hindari menumpuk kardus atau barang di jalur menuju pintu, dekat kompor, di sekitar sumber panas, atau area yang mudah terkena air.

Untuk barang yang sudah lama tidak digunakan, pertimbangkan kembali apakah barang tersebut masih diperlukan. Mengurangi barang yang tidak terpakai sering kali menjadi cara paling sederhana untuk membuat rumah tanpa gudang tetap terasa lega

 

 

Pertanyaan Seputar Tempat Menyimpan Barang jika Rumah Tidak Punya Gudang

1. Di mana tempat menyimpan barang jika rumah tidak punya gudang?

Barang dapat disimpan di kolong tempat tidur, bawah tangga, bagian atas lemari, rak dinding, area bawah meja, belakang pintu, hingga kabinet tambahan di area laundry.

2. Bagaimana menyimpan barang agar rumah kecil tidak terlihat berantakan?

Gunakan kotak atau keranjang yang seragam, beri label berdasarkan jenis barang, dan tempatkan barang yang jarang digunakan di area yang tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Barang apa yang sebaiknya disimpan di tempat yang sulit dijangkau?

Barang yang jarang digunakan seperti koper, dekorasi musiman, perlengkapan acara, selimut cadangan atau peralatan tertentu dapat disimpan di bagian atas lemari atau area penyimpanan yang jarang diakses.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6