Sukses

Maia Estianty Terkesima dengan Suara Pinkan Mambo

Terbentuknya Ratu formasi pertama Maia Estianty dan Pinkan Mambo direstui oleh Ahmad Dhani. Dengan bimbingan Dhani, pada tahun 1999, format duo, yaitu penyanyi dan pemusik mulai mencoba eksis. Konsep band ini dibuat serupa dengan duo terkenal dunia seperti Roxette dan Savage Garden.

Dhani bahkan ikut membantu meng-aransemen beberapa lagu yang dinyanyikan Ratu. Tak ayal, performa Ratu pun menyihir pencinta musik Indonesia dan mengangkat nama keduanya. Maklum, waktu itu belum ada grup duo seperti Ratu.



Soal musik, Maia memang sudah tak asing lagi. Sejak kecil, ia sudah bermain piano dan membentuk band saat duduk di bangku SMP dan SMU. Ia juga piawai dalam mengotak-atik musik dan pernah menyabet gelar 'The Best DJ '93' se-Jawa-Bali. Setelah dirasa ada kesempatan Maia mengikuti jejak suaminya untuk terjun di industri musik.

"Aku nggak mengekor kesuksesan Krisdayanti dan Anang yang suami istri sama-sama bikin album. Kebetulan aku baru mulai sekarang. Mas Dhani memang baru memberi aku waktu saat ini, dimana anak-anak sudah besar dan aku bisa merintis karier di musik," kata Maia.

Kehadiran Pinkan Mambo memang menjadi awal perjalanan musik Ratu. Di Ratu, Maia memposisikan dirinya sebagai kibordis sedangkan Pinkan menjadi vokalis. Awal mula bergabungnya Pinkan yang saat itu merupakan penyanyi kafe, diceritakan pertemuan antara Dhani dan Pinkan pada pertengahan tahun 1999, di Regal's Café di Pondok Indah Mall.



Tanpa basa-basi, Pinkan saat itu langsung memperkenalkan dirinya pada Dhani, "Halo Mas, namaku Pinkan. Suaraku bagus. Aku mau dong dibuatin album kaya Reza", " ujar Pinkan kepada Dhani.

Dhani yang saat itu tersenyum bertanya, "Sebagus apa suaramu?", dan Pinkan dengan percaya diri menjawab, "Bagus banget, malah lebih bagus dari Reza... malah sebagus Mariah Carey." Ia kemudian berhasil meminta nomor telepon Dhani yang ia manfaatkan untuk menelponnya tanpa kenal waktu.

Pada hari kelima setelah pertemuan mereka, Maia mengangkat telepon Dhani dan mereka berbincang-bincang hingga Pinkan ditawarkan untuk mengisi posisi vokalis Ratu. Meskipun awalnya Pinkan berniat menjadi penyanyi solo, ia menerima tawaran dari Maia dan keesokan harinya mengikuti audisi di rumah Maia. Saat proses audisi, Pinkan langsung diterima oleh Maia sebagai personel Ratu, meskipun saat itu ia belum selesai bernyanyi. Sebelum masuk dapur rekaman, Pinkan direkrut menjadi vokalis latar Dewa 19.



Maia dan Pinkan dalam video musik pertama Ratu, 'Aku Baik Baik Saja' (2003). Setelah persiapan selama tiga tahun, Ratu akhirnya meluncurkan album perdana mereka yang berjudul Bersama pada Januari 2003 di bawah label Sony Music Indonesia. Album ini memuat sepuluh lagu, tujuh ciptaan Maia dan tiga ciptaan Dhani. Selain menciptakan lagu, Maia juga terlibat sebagai pengaransir lagu dan vokalis latar.

Beberapa musisi handal juga dilibatkan, di antaranya Bintang (bas), Denny Chasmala, Andra Ramadhan dan Taras (gitar), Agil Cinere (drum), Donni (suling), Sa'unine (string) dan Henry Lamiri (biola). Musik di album ini disusun Maia ke arah jalur R&B dengan sentuhan piano yang memberi unsur feminin. Album ini menelurkan beberapa singel, yaitu 'Aku Baik-Baik Saja', 'Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu' dan 'Jangan Bilang Siapa Siapa'.



Album perdana mereka mendapat sambutan hangat dan terjual hingga 250.000 keping. Ratu juga memberikan warna baru di blantika musik Indonesia yang saat itu didominasi oleh band-band pria. Mereka pun berhasil menyabet penghargaan dalam Clear Top Ten Awards 2003 sebagai "Pendatang Baru Terbaik." Ratu juga dinobatkan sebagai "Artist of the Year" dan "Group/Duo Artist of The Year" oleh MTV Ampuh.

Setelah sukses dengan album pertama mereka, Maia dan Pinkan mulai menggarap album kedua Ratu yang direncanakan selesai pada tahun 2004. Namun, pada tanggal 14 Oktober 2004, Pinkan resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari grup Ratu setelah ramai pemberitaan di media soal kehamilannya di luar nikah. Terdapat berbagai kabar yang beredar seputar keluarnya Pinkan, termasuk dominasi Maia di Ratu dan ketidakcocokan di antara keduanya.

Meskipun hanya tinggal sendirian, Maia menegaskan bahwa Ratu tidak akan dibubarkan dan ia segera mengadakan audisi untuk mencari pengganti Pinkan. Untuk sementara, beberapa penyanyi diajak berkolaborasi saat Ratu tampil di panggung. Tia, juara ajang Akademi Fantasi Indosiar (AFI), sempat menjadi kandidat kuat vokalis baru Ratu, namun tidak bisa direkrut Maia karena ia masih terikat kontrak manajemen AFI.(Adt)


Baca Kisah Sebelumnya:
Maia Estianty yang Dinikahi Dhani Tanpa Restu (Bagian 1)