Oki Rengga Ungkap Tantangan Logat Jawa di Film Sebelum Dijemput Nenek, Kini Ingin Jajal Genre Action

Oki Rengga mengungkap tantangan logat Jawa saat memerankan Kotrek di Sebelum Dijemput Nenek hingga ingin beralih ke action.

Diterbitkan 18 Januari 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia pun berseloroh bahwa profesionalisme menjadi kunci dalam pekerjaannya sebagai aktor. “Namanya dibayar ini aku. Kalau seandainya udah dibayar, aku disuruh jadi Jawa nggak bisa, ah dibalikan duitnya, jangan lah,” katanya sambil tertawa.

Dalam proses pendalaman karakter, Oki sempat ingin menampilkan logat Jawa secara penuh. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan sutradara.

“Aku tadinya mau yang full Jawa, tapi ternyata terlalu sulit juga buatku. Jadi Mas Fajar bilang, cukup segini aja Ki Jawa-nya,” ungkapnya.

Men

urut Oki, arahan tersebut justru membuat karakter Kotrek terasa lebih natural dan tidak dipaksakan. Ia menambahkan bahwa pengalaman tumbuh di keluarga dengan latar bahasa berbeda turut membantunya.

“Di rumah itu bapakku kalau ngobrol pakai bahasa Jawa, mamaku pakai bahasa Banjar. Aku ngambil tengahnya, bahasa Medan. Jadi nggak terlalu sulit sebenarnya, karena keluargaku juga masih pakai bahasa Jawa,” pungkas Oki.

Oki Rengga Soal Label “Oki Lagi, Oki Lagi” di Dunia Film

Nama Oki Rengga kerap muncul di berbagai judul film dalam beberapa waktu terakhir. Menanggapi anggapan publik yang menilai dirinya terlalu sering tampil di layar lebar, Oki memilih meresponsnya dengan santai. Ia menilai label tersebut sebagai persepsi yang wajar dan tidak perlu dipikirkan berlebihan.

“Kalau Oki tangkapannya, ‘Oki lagi, Oki lagi’, gimana tuh? Itu kan ciptaan orang-orang aja,” ujar Oki dengan nada ringan.

Alih-alih merasa terbebani, Oki justru menganggap kepercayaan yang datang kepadanya sebagai bentuk rezeki. Ia menegaskan tak pernah melihat banyaknya tawaran film sebagai tekanan pribadi.

“Aku tuh ya alhamdulillah aja lah. Makasih, masih dikasih rezeki, dikasih kepercayaan, dikasih kesempatan buat main ada beberapa judul film,” tuturnya.

Menurut Oki, selama pekerjaannya bisa memberi manfaat bagi keluarga, ia memilih menjalaninya dengan perasaan bahagia.

“Namanya rezeki dikasih Tuhan untuk keluarga, ya udah happy aja aku,” tambahnya.

Namun, kesibukan tersebut tetap membawa konsekuensi, terutama soal waktu bersama rekan-rekan terdekatnya. Oki mengakui jadwal yang padat membuat momen berkumpul menjadi semakin sulit.

“Paling kesel karena jadwal kami. Kami kan juga ada kerjaan yang bareng berempat, jadwalnya jadi agak sulit,” ungkapnya.

 Meski begitu, ia memahami bahwa setiap orang memiliki kesibukan masing-masing. “Berempat itu kita di luar jarang ketemu, karena berempatnya punya kegiatan masing-masing,” pungkas Oki.

Oki Rengga Ingin Jajal Genre Action

Setelah dikenal lewat beragam peran komedi hingga karakter unik seperti dukun, Oki Rengga mulai melirik tantangan baru di dunia perfilman. Ia mengaku ingin keluar dari zona nyaman dan mencoba genre yang berbeda dari sebelumnya.

“Mungkin kan udah pernah jadi dukun, udah pernah jadi, terus apa yang paling menantang? Aku pengen action sih kayaknya,” ungkap Oki saat ditanya soal langkah berikutnya dalam kariernya.

Keinginan tersebut juga dibarengi harapan untuk kembali bekerja sama dengan sutradara Fajar. Oki bahkan menyampaikannya dengan gaya bercanda khas dirinya.

 “Dan nanti mudah-mudahan jalan bareng Mas Fajar nanti. Kutodong aja di depan kalian biar dia agak susah nolaknya,” katanya sambil tertawa.

Ia pun berharap rencana tersebut bisa terwujud dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan nanti kita bakal ada proyekan action sama Mas Fajar,” pungkas Oki.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Zikrah Nur Amalah, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan