Kabar Gembira untuk Para Pecinta Dracin! IEG Siap Boyong Drama Populer ke Layar Kaca Indonesia

Kerja sama ini memungkinkan masyarakat Indonesia dapat menikmati dracin, dan karya para sineas Indonesia juga diperkenalkan kepada publik China.

Diterbitkan 28 November 2025, 13:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Para pecinta drama Asia di tanah air akan dimanjakan dengan lebih banyak pilihan tontonan berkualitas, menyusul langkah strategis yang diambil oleh Indonesia Entertainment Group (IEG). Perusahaan konten hiburan terkemuka ini baru saja menandatangani MoU dengan Shandong Radio and Television, untuk distribusi konten dua arah yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Kerja sama ini memungkinkan masyarakat Indonesia dapat menikmati drama-drama hits China, dan karya para sineas Indonesia juga diperkenalkan kepada publik Tiongkok. Dari kesepakatan ini kedua belah pihak sepakat untuk saling mempromosikan karya kreatif masing-masing negara.

"Intinya ini adalah kerja sama dalam hal konten. Untuk saling berkolaborasi dalam hal, pertama: distribusi. Yaitu kita akan mendistribusikan konten-konten mereka yang populer seperti drama dan lain-lain di Indonesia. Juga sebaliknya, konten-konten kita juga mereka akan mendistribusikan di China," kata Direktur IEG Hendy Liem di Hotel Pan Pasific, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025).

Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat tingginya animo masyarakat Indonesia terhadap drama China atau dracin yang belakangan ini semakin populer. Menurut Hendy, popularitas drama China di tanah air menjadi peluang emas yang harus dimanfaatkan, sekaligus menjadi momentum bagi konten lokal untuk mencoba peruntungan di pasar China yang selama ini sulit ditembus.

"Jadi buat kita, kita melihat ini adalah satu peluang yang bagus. Karena memang konten-konten dari China kan, terutama dramanya, cukup populer di sini. Sementara kita selama ini belum bisa menembus market di China. Jadi saya pikir ini adalah jalan masuk yang bagus buat kita sebagai produser konten Indonesia," ujarnya.

 

Skema Produksi Bersama untuk Film Layar Lebar

Tak itu, kerja sama ini juga merambah ke sektor produksi film layar lebar melalui skema produksi bersama. Hendy optimis langkah ini memungkinkan film-film Indonesia dapat tayang di bioskop China dengan lebih mudah.

"Kedua adalah dari sisi Joint Production. Jadi kita juga akan mewujudkan diskusi kita mengenai Joint Production untuk konten-konten segala macam, baik drama maupun film layar lebar. Untuk Joint Production bersama supaya kita punya konten juga, dalam hal ini layar lebar, bisa juga menembus market China," urainya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Hendy melanjutkan bahwa bahwa pembicaraan mendetail mengenai konten apa saja yang akan didistribusikan dan proyek produksi yang akan digarap sudah mulai dilakukan. Ia berharap hasil kerjasama ini sudah terlihat beberapa bulan ke depan. "Segera. Jadi sebenarnya kita udah bicara detail. Jadi soal konten apa yang mau kita distribusikan. Joint Production juga produksi apa yang mau kita kerjakan, nanti akan kita follow up lebih lanjut," imbuhnya.

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan