4 Film Adaptasi Live Action Tahun 2025 yang Bikin Penonton Heboh

Snow White hingga Minecraft, empat film adaptasi live action ini sudah rilis dan wajib masuk watchlist.

Diterbitkan 24 November 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tren adaptasi live action kembali meramaikan industri film global pada tahun 2025. Film-film terkenal yang sebelumnya populer dalam bentuk animasi, dongeng klasik, hingga video game kini muncul dalam versi baru yang lebih modern dan penuh efek visual yang menakjubkan.

Gelombang film adaptasi ini tidak hanya mengingatkan penggemar lama, tetapi juga menarik perhatian penonton baru yang ingin melihat bagaimana cerita-cerita ini diubah dengan versi baru.

Perusahaan film besar seperti Disney, Universal Pictures, dan Warner Bros, memanfaatkan momentum ini untuk membuat adaptasi yang berkualitas tinggi dengan menggunakan teknologi sinematik terbaru dengan cerita-cerita ikonik. Popularitas film-film ini sepanjang 2025 membuat berbagai judul live action banyak menjadi perbincangan publik dan di bioskop.

Berikut ini daftar film live action 2025 yang sudah rilis dan berhasil menarik perhatian penonton.

1. Snow White

Adaptasi Snow White yang rilis pada 21 Maret 2025 langsung menarik perhatian karena film ini mempertahankan bagian-bagian penting dari cerita asli yang dirilis pada tahun 1937. Naskah yang ditulis oleh Erin Cressida Wilson dan Greta Gerwig memberikan sentuhan baru yang lebih relevan untuk penonton sekarang. Musik dari Benj Pasek dan Justin Paul juga memberikan nuansa musikal yang lebih segar.

Film produksi Walt Disney Pictures dan Marc Platt Productions ini sebelumnya sempat mengalami masalah karena pemilihan pemain serta perubahan karakter Tujuh Kurcaci. Versi ini lebih berani karena tetap membawa kisah Snow White yang harus melarikan diri dan mencari teman-temannya, termasuk para kurcaci dan kelompok penjahat yang membuat perjalanan putri ini lebih menarik.

2. Lilo & Stitch

Live Action Lilo & Stitch yang tayang pada 23 Mei 2025 mengembalikan suasana hangat dari film animasi yang dirilis pada tahun 2002. Film yang disutradarai oleh Dean Fleischer Camp, menampilkan Maia Kealoha sebagai Lilo dan Chris Sanders sebagai pengisi suara Stitch. Tampilan CGI Stitch yang diperkenalkan D23 menjadi salah satu hal menarik, terutama karena film ini mempertahankan tema ohana yang sangat ikonik.

Film ini menunjukkan hubungan emosional yang mendalam antara seorang gadis kecil dari Hawaii dan makhluk alien yang ia anggap sebagai keluarga. Lilo yang mencoba menemukan kembali kehangatan keluarga bersama Stitch, dengan menghadapi ancaman dari para penegak hukum galaksi. Adaptasi ini menuai banyak pujian karena mampu menjaga pesan asli sambil menyajikan tampilan yang lebih modern dan penuh emosi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Universal Pictures merilis adaptasi live action How to Train Your Dragon pada 13 Juni 2025 dan memilih Dean DeBlois sebagai sutradaranya. Mason Thames dan Nico Parker tampil memukau sebagai Hiccup dan Astrid, semetara Gerald Butler kembali memerankan Stoick. Dengan anggaran yang besar dan reputasi trilogi, animasinya meraih lebih dari 1,7 miliar dolar secara global. Film ini menceritakan kembali mengenai persahabatan Hiccup dengan naga Night Fury yang dinamai Toothless. Kisah yang disampaikan mengikuti usaha Hiccup melawan tradisi suku Viking yang membenci naga, sekaligus menampilkan pembangunan dunia Pulau Berk dalam visual yang lebih realistis. Film ini berhasilkan menghadirkan kembali kehangatan, konflik, dan keberanian yang disukai penggemar lama.

Halaman
Show All
Aisyah Ichsani Maulida, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan