Sinopsis dan Review Singkat Film Now You See Me: Now You Don't, Giliran Ilusionis Gen Z Unjuk Gigi

Ada karakter kejutan yang muncul di Now You See Me: Now You Don't. Siapa dia?

Diterbitkan 12 November 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Lewat sewindu lebih dari Now You See Me 2, kini film jilid ketiga dari franchise tersebut dirilis dengan titel Now You See Me: Now You Don't. Apakah waralaba ini masih menyimpan trik baru di balik lengan bajunya untuk memukau penonton?

Now You See Me: Now You Don't yang dirilis pada hari ini, Rabu (12/11/2025), dibuka dengan kembalinya aksi panggung The Four Horsemen, kelompok ilusionis yang menjalankan misi bak Robin Hood. 

Atlas (Jesse Eisenberg), Merritt McKinney (Woody Harrelson), Jack Wilder (Dave Franco), hingga Henley Reeves (Isla Fisher), beraksi lewat kemampuan merampok mereka yang mendapat kekayaan dengan curang lalu membagikannya ke warga biasa. 

Kembalinya The Four Horsemen tentu disambut dengan penuh euforia hingga akhirnya pertunjukan berakhir. The Four Horsemen ternyata tak hadir di panggung, melainkan muncul lewat trik yang dimainkan trio ilusionis muda.

Mereka adalah Charlie (Justice Smith), otak yang menyusun trik sulap mereka. Lalu ada June (Ariana Greenblatt) yang memiliki kecepatan tangan dan kemampuan akrobatik, serta Bosco Leroy (Dominic Sessa), frontman dalam penampilan mereka. 

Pertunjukan yang mulus, membuat ketiga anak muda ini bungah luar biasa. Sampai mendadak, Atlas yang asli--bukan ilusi--muncul di depan mata mereka. 

Maksud Kemunculan Atlas

Atlas rupanya mendapat instruksi dari The Eye, untuk merekrut trio anak muda ini dalam sebuah misi ke daratan Eropa, yakni mencuri berlian hati yang nilainya begitu fenomenal. Berlian ini dimiliki Veronika Vanderberg (Rosamund Pike), penerus dari perusahaan Vanderberg yang menggunakan berliannya sebagai alat cuci uang dengan organisasi kriminal. 

Tentu saja, berlian hati ini dijaga dengan pengamanan berlapis yang begitu sulit ditembus. Hanya, tanpa sepengetahuan mereka, Veronika mendapat teror dari sosok misterius yang mengancam akan membuka masa lalunya. Sebagai penutup mulut, sosok ini juga meminta berlian tersebut. 

Bagaimana kelanjutan misi para ilusionis ini?

Ilusionis Milenial vs Gen Z

Tiga film dalam waralaba ini masing-masing digarap sutradara berbeda. Film pertama disutradarai Louis Leterrier, sekuelnya oleh Jon M Chu, dan kini tongkat estafet digenggam Ruben Fleischer.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ada sejumlah elemen yang kembali dimunculkan dalam film ketiga Now You See Me. Yang paling terasa adalah kehadiran plot twist yang hadir bagai trik sulap, mengecoh dan mengalihkan perhatian penonton, walau sebenarnya bisa terbaca bila pemirsa jeli memperhatikan detail yang ditampilkan. Selain aneka trik sulap yang dihadirkan, hal menarik dalam film ini interaksi antara para ilusionis beda generasi. Gen Z muncul dengan berbagai isu dan tren kekinian mulai dari istilah slang hingga kemampuan puzzle dalam escape room. Mereka berhadapan dengan para milenial yang awalnya memang memandang mereka sebelah mata, tapi akhirnya memberi pengakuan sekaligus menawarkan saran bijak pada junior mereka. Sementara dengan kocak, ada Merritt yang mewakili generasi yang lebih senior, mencoba mencari celah untuk bisa fit in dengan Gen Z.

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan