6 Fakta Seru Film What’s Up With Secretary Kim, Termasuk Perbedaan Aura dengan Versi Drakor

Ada sejumlah fakta dan cerita menarik di balik layar film What’s Up With Secretary Kim, termasuk Adipati Dolken yang dua kali menamatkan versi drakornya.

Diterbitkan 09 November 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Adipati Dolken bahkan mengaku sudah dua kali menamatkan drakor ini.

3. Sifat Narsis yang Seimbang

Sutradara Rako Prijanto rupanya sempat meminta Adipati Dolken untuk menyesuaikan bentuk tubuhnya demi perannya ini. 

 

"Untuk peran Rendra, Pak Rako memang meminta saya untuk melakukan sedikit perubahan, yaitu merapikan badan dan menambah sedikit otot, karena saat syuting saya terbilang kurus banget," kata Adipati Dolken. 

 

4. Mengintip Gestur Bos Falcon Pictures

Selain Park Seo Joon, ada satu orang lain yang ia jadikan referensi untuk menghidupkan karakternya di film ini. Yakni salah satu pendiri dan pemimpin Falcon Pictures, H.B. Naveen. Apalagi, kata Adipati Dolken, dalam persiapan syuting film ia sering melihat interaksi H.B Naveen dengan karyawannya. 

"Pak Naveen suka lewat. Itu bisa kita lihat juga waktu itu sebenarnya. Pak Naveen lewat, gitu kan. Pak Naveen ngobrol sama anak buahnya. Jadi, nyonteknya ada di situ sebenarnya," kata Adipati.

Ia melanjutkan, "Dia punya karisma, gitu. Yang saya cari itu detail cara ngobrolnya, bagaimana seorang bos bisa tetap berbicara dengan respect, tapi di saat yang sama menegaskan 'gue bosnya'. Dinamika itu yang saya pelajari."

5. Mawar de Jongh Belajar Jadi Karyawan

Tak hanya Adipati Dolken, Mawar de Jongh pun melakukan riset personal untuk perannya di film ini. Diberitakan sebelumnya, ia banyak melakukan observasi demi karakter sekretaris yang diperankannya.

Ia ingin karakter Kim terasa relate bagi para penonton.

"Aku sempat mengobrol dan memperhatikan teman-teman yang kerja di kantor, dari cara mereka bicara, berpakaian, sampai bagaimana mereka bersikap ke atasan," Mawar de Jongh menjelaskan.  

 

6. Aura yang Berbeda dengan Drakor

Seperti film adaptasi yang telah dibuat di negara lain, ada sejumlah nuansa berbeda dalam What’s Up With Secretary Kim bila disandingkan dengan versi drakor yang kondang.

"Jadi, kalau kami tuh bikinnya sangat realis gitu, sementara versi Korea-nya kan sangat komikal, gitu kan," kata Rako Prijanto, diwartakan Antara. 

Ia menambahkan, "Kayak ada kata-kata 'aura' gitu kan (dalam serial drama yang diadaptasi). Nah di sini tuh enggak kami tonjolkan, karena memang kami kepingin realis, supaya, tadi ya dekat dengan penonton Tanah Air."

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan