Cerita Marsha Timothy dan Adhisty Zara Syuting Film Tukar Takdir: Mengolah Duka, Memaknai Hidup

Film Tukar Takdir karya sineas Mouly Surya bertabur bintang. Selain Nicholas Saputra, film ini diperkuat Marsha Timothy, Meriam Bellina hingga Adhisty Zara.

Diterbitkan 06 Oktober 2025, 11:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film "Tukar Takdir" dibintangi Nicholas Saputra, Marsha Timothy, dan Adhisty Zara.
  • Rawa selamat dari kecelakaan pesawat setelah bertukar kursi dengan suami Dita.
  • Film ini mengeksplorasi tema duka, kehilangan, dan berdamai dengan takdir.

Liputan6.com, Jakarta Film Tukar Takdir karya sineas Mouly Surya bertabur bintang. Selain Nicholas Saputra, ada Marsha Timothy, Teddy Syach, Meriam Bellina hingga Adhisty Zara. Tema yang diusung pun tak biasa yakni kecelakaan pesawat.

Dalam film Tukar Takdir dikisahkan Rawa (Nicholas Saputra), programmer IT di bidang perpajakan, menjadi satu-satunya penumpang yang selamat dalam kecelakaan pesawat Jakarta Airways 79 setelah bertukar kursi dengan suami Dita (Marsha Timothy) yakni Raldi (Teddy Syach).

Sementara itu, Adhisty Zara sebagai Zahra anak pilot pesawat Jakarta Airways 79. Bagi Marsha Timothy, memerankan istri yang suaminya tewas dalam petaka pesawat tak mudah karena harus menyajikan duka mendalam di depan kamera.

“Dita memilih mengolah duka itu menjadi perjalanan yang mengantarnya bertemu sesama keluarga korban, dan memaknai kembali hidup, serta apa yang bisa ia lakukan setelahnya,” Marsha Timothy menjelaskan.

 

Anak Seorang Pilot

Lewat pernyataaan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Senin (6/10/2025), Adhisty Zara menuturkan karakter yang dimainkannya dalam Tukar Takdir memiliki lapisan emosi yang kompleks.

“Sebagai anak dari pilot pesawat Jakarta Airways 79 yang mengalami petaka, ayahnya meninggal, Zahra memikul beban emosional ibunya yang berlarut dalam kesedihan,” kata bintang film Dua Garis Biru.

 

Menyembunyikan Duka

“Namun, di sini dia memilih untuk menyembunyikan duka dan rindu di balik senyuman. Dia sangat butuh sosok ayah dan Rawa menjadi sosok yang mengisi kekosongan itu,” Adhisty Zara mengulas.

Tukar Takdir diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Valiant Budi. Naskahnya digarap Mouly Surya. Chand Parwez Servia dan Rama Adi duduk di kursi produser. Bagi Mouly Surya, Tukar Takdir adalah tantangan baru.

 

Berdamai dengan Duka dan Kehilangan

Mouly Surya mengeksplorasi bentuk yang belum pernah dijelajahi sebelumnya tentang bagaimana petaka pesawat ditampilkan di layar lebar. Film ini butuh kematangan teknis untuk memberikan hasil maksimal.

“Di luar proses investigasi dan petaka pesawatnya, Tukar Takdir juga berbicara tentang berdamai dengan luka, duka, kehilangan, dan takdir,” pungkas Mouly Surya. Tukar Takdir masih tayang di bioskop Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis Film Hollywood Madagascar 3: Europe's Most Wanted yang Tayang di Vidio

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan