Jackson Wang Dilarikan ke Rumah Sakit Gara-gara Keracunan Makanan

Jackson Wang sedang berada di Taiwan saat insiden keracunan makanan terjadi.

Diterbitkan 17 Agustus 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jackson Wang dilaporkan dilarikan ke rumah sakit pada Jumat malam, 15 Agustus 2025. Media Taiwan, ETtoday, menyebut ia dirawat di rumah sakit lantaran gejala keracunan makanan akut.

Mengutip Kbizoom, Sabtu, 16 Agustus 2025, agensinya, TEAM WANG RECORDS, merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi insiden tersebut dan mengumumkan pembatalan acara fan signing MUSIC KOREA.

"Dengan sangat menyesal kami memberitahukan kepada para penggemar tentang pembatalan acara fan sign yang dijadwalkan hari ini (16 Agustus 2025) yang tidak dapat dihindari. Jackson dibawa ke UGD pada tengah malam karena keracunan makanan mendadak dan saat ini sedang dalam perawatan medis. Ia membutuhkan istirahat dan pemulihan di bawah pengawasan dokter," bunyi pernyataan agensi.

Mereka juga meminta maaf kepada para penggemar, dan menambahkan bahwa mereka sedang berkoordinasi dengan MUSIC KOREA untuk menjadwalkan ulang acara sesegera mungkin. "Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para penggemar yang menantikan acara ini. Jadwal fan sign yang baru akan segera diumumkan," sambung mereka.

Tur Konser Dipastikan Berlanjut

Meskipun mundur, Jackson diperkirakan akan melanjutkan persiapan untuk "MAGIC MAN 2 World Tour 2025–2026" yang akan dimulai pada Oktober 2025 dan akan mempertemukannya dengan para penggemar di seluruh dunia. Para penggemar di media sosial menyatakan keprihatinan mereka terhadap kesehatan sang penyanyi, membanjiri linimasa dengan pesan-pesan yang mendoakannya agar segera pulih.

Sebelumnya, Jackson yang juga anggota GOT7 menyita perhatian dengan perilisan single dan video musik terbarunya berjudul "GBAD". Melalui karya ini, Jackson Wang menyampaikan pesan berani tentang pentingnya menetapkan batasan dalam hidup.

"Terkadang... kita harus jadi brengsek. Bukan untuk menyakiti, tapi untuk menetapkan batasan dan melindungi kehendak kita sendiri," ujar Jackson. Pernyataan tersebut menyoroti sudut pandangnya yang sarkastik, bahwa menetapkan batasan kadang membuat seseorang dianggap sebagai ‘penjahat’ di mata orang lain.

Lagu GBAD dan Video Musik Penuh Simbol

Lagu "GBAD" menampilkan sisi Jackson yang berani melepaskan kebiasaan menyenangkan orang lain, dengan refleksi tajam tentang harga yang harus dibayar demi pertumbuhan pribadi. Berbalut nuansa alt-R&B, lagu ini menonjolkan vokal khas Jackson yang berpadu dengan sentuhan jazzy yang santai, hasil produksi dari produser pemenang Grammy, Dem Jointz.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Video musik 'GBAD', yang disutradarai oleh Rich Lee, menampilkan Jackson dalam persona alter ego Magic Man. Berlatar sebuah kota idilis, video tersebut menggambarkan Magic Man yang terus diminta untuk menyelamatkan keadaan. Dengan konsep surealis dan sentuhan dark comedy, visual tersebut mencerminkan krisis eksistensial yang dialami Magic Man — sosok yang merasa diabaikan dan tidak dihargai. Konsep ini juga menjadi cerminan pengalaman pribadi Jackson sendiri.

Halaman
Show All
Dinny MutiahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan