Ira Wibowo Tak Terlalu Percaya Hal Mistis, Akui Sempat Dengar Porter yang Meracau Saat Naik Gunung

Selama ini, Ira lebih sering mendaki bersama kelompok perempuan.

Diterbitkan 02 Juli 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ira Wibowo tak terlalu percaya mistis, tapi mengakui kemungkinan adanya kejadian aneh di gunung.
  • Porter bertingkah aneh saat mendaki gunung lain, bukan Rinjani, membuat Ira terkejut.
  • Ira Wibowo lebih fokus pada keindahan alam Rinjani seperti Segara Anak dan Torean.

Liputan6.com, Jakarta Ira Wibowo bukan tipikal pribadi yang terlalu percaya dengan hal-hal mistis. Namun ia tak menampik bahwa ada saja cerita-cerita yang didengar tentang kejadian mistis saat melakukan pendakian gunung.

"Kalau aku emang nggak terlalu percaya-percaya banget ya, yang kayak gitu-gitu, tapi bahwa itu mungkin ada, iya, tapi aku bukan yang mikirin itu," aku Ira Wibowo saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2026).

Salah satu cerita mistis yang ia dengar datang dari porter saat mendaki gunung. Sang porter menunjukkan perilaku yang tidak biasa dengan terus meracau.

“Kemarin kalau dari cerita sih ada, gitu kayak ada salah satu waktu itu, eh tapi bukan di Rinjani, di gunung lain, ada porter yang terus tiba-tiba ngomongnya tuh nyerocos, yang bukan kayak dirinya," ungkap Ira Wibowo.

 

 

 

Mengingat Keindahan

Namun Ira tidak ingin berfokus pada pengalaman tersebut. Baginya yang paling membekas dari mendaki adalah keindahan alam yang disaksikan secara langsung, terutama saat mendaki Rinjani.

“Yang aku ingat, indahnya, ya di Segara Anaknya, terus juga Torean, itu indah banget," kenangnya.

Teman Mendaki

Selama ini, Ira lebih sering mendaki bersama kelompok perempuan berjumlah antara lima hingga sepuluh orang. Namun ketika mendaki Rinjani, situasinya sedikit berbeda karena tidak mendapatkan grup perempuan yang cukup.

"Kalau biasanya selama ini aku selalu sama geng cewek-cewek, itu antara 5 sampai maksimal 10 orang. Cuma kalau khusus Rinjani, waktu itu karena enggak dapat grup cewek yang mencukupi, akhirnya aku sama teman-teman yang lain, itu campur ada laki-perempuannya,” cerita Ira.

Usia Pendaki

Menariknya, rombongan pendakian Ira ke Rinjani diisi oleh berbagai usia, dari 30-an hingga 70-an tahun. Meski berbeda generasi, semangat mereka untuk mendaki tetap tinggi.

“Dan itu udah lumayan pada senior, banyak yang lebih senior dari aku, ada yang umur 30 ada, tapi yang umur 70-an pun ada, dan mereka kuat juga,” ucap Ira Wibowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

8 Rekomendasi Drama Korea Tema Menjadi Tak Terlihat oleh Orang Lain, Kisah Sosok Tak Kasat Mata yang Menyentuh Hati

M Altaf Jauhar, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan