Ira Wibowo Berbagi Pengalamannya Daki Gunung Rinjani, Sempat Alami Insiden Kecil

Ketertarikan Ira Wibowo terhadap keindahan Gunung Rinjani memang sudah muncul sejak masih muda.

Diperbarui 06 Juli 2025, 20:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ira Wibowo mendaki Rinjani Mei 2023, realisasikan impian lihat keindahan Segara Anak.
  • Sempat alami insiden kecil di jalur berpasir dan berbatu, namun bukan hal membahayakan.
  • Persiapan fisik dan mental penting, Ira latihan dan istirahat cukup sebelum mendaki.

Liputan6.com, Jakarta Aktor senior Ira Wibowo berbagi cerita pengalamannya mendaki gunung Rinjani. Meski harus melalui perjalanan yang penuh tantangan, semua itu terbayar lunas akan keindahan alam yang disaksikan oleh mata saat sampai di puncak.

Ketertarikan Ira Wibowo terhadap keindahan Gunung Rinjani memang sudah muncul sejak masih muda. Namun ia baru dapat merealisasikan pada 2023 lalu, dan menyaksikan sendiri keindahan alam yang terpampang dari puncak gunung Rinjani.

"Waktu naik Rinjani itu effort-nya emang lebih, tapi pas sampe sana itu indahnya dahsyat banget. Aku ke Rinjani 2 tahun yang lalu, bulan Mei 2023," kata Ira Wibowo di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2025).

"Kenapa harus Rinjani, waktu aku masih muda, aku pernah lihat foto 'Segara Anak' jadi yang dari atas tuh lihat danaunya. Aku lihatnya kok bangus banget sih. Bilang gitu ke diri sendiri kayak 40 tahun yang lalu, kejadiannya baru kemarin, baru 2 tahun lalu dan memang indah," Ira Wibowo menambahkan.

 

Mengalami Insiden Kecil

Ira mengaku sempat mengalami insiden kecil saat menyusuri jalur berpasir dan berbatuan di Gunung Rinjani. Namun ia memastikan bukan insiden membahayakan.

"Kepleset tuh dalam artian yang wajar ya nyusruk sedikit lah. Namanya juga medannya berpasir, batu-batuan. Terutama saat turun kadang-kadang kayak agak terpleset gitu, bukan yang membahayakan banget," jelasnya.

 

 

Pentingnya Persiapan Fisik dan Mental

Ira juga menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental sebelum melakukan pendakian. Karenanya ia lebih banyak melakukan olahraga dan istirahat yang cukup setiap berencana mendaki gunung.

"Persiapannya ya kalo mau naik gunung harus siap fisik dan mental juga. Secara fisik mungkin lebih banyak latihan jalan atau lari, atau tracking di Sentul. Kalo untuk mental ya kita harus dalam kondisi yang nyaman, terus istirahatnya cukup," urainya.

 

 

Berawal dari Ajakan Teman

Ketertarikan Ira pada aktivitas mendaki berawal dari ajakan teman menaiki gunung Prau. Ia mengaku terpana ketika melihat keindahan alam saat berada di puncak gunung Prau untuk pendakiannya yang pertama.

"Pertama gunung Prau, ya kalo nggak salah 7-8 tahun lalu lah, sebelum covid sih yang pasti. Awalnya sih karena ingin nyoba karena ada beberapa temen aku yang ngajak yang emang dia seneng banget naik gunung. Pas udah sampe puncak tuh kayak dapat hadiah dari Tuhan, pemandangan yang cantik banget," pungkas Ira Wibowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kiesha Alvaro dan Zara Leola Cerita Tumbuh Bersama Sejak Kecil Berkat Ungu

M Altaf Jauhar, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan