Gitaris U2 The Edge Resmi Jadi Warga Negara Irlandia Setelah 62 Tahun Tinggal di Sana

The Edge gitaris band U2 memperoleh kewarganegaraan Irlandia setelah 62 tahun menetap di negara tersebut, pada Senin (24/6/2025) dalam sebuah upacara naturalisasi di Killarney, County Kerry. Berikut kabar selengkapnya.

Diterbitkan 24 Juni 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Setelah lebih dari enam dekade tinggal di Irlandia, gitaris band legendaris U2, The Edge, akhirnya resmi menjadi warga negara Irlandia, melansir Guardian.

Musisi bernama asli David Howell Evans itu memperoleh kewarganegaraan Irlandia pada Senin (24/6/2025) dalam sebuah upacara naturalisasi di Killarney, County Kerry.

Lahir di Inggris dari orang tua asal Wales, Evans telah tinggal di Irlandia sejak usianya satu tahun. Namun, selama ini ia belum secara resmi menjadi warga negara negeri itu.

“Saya sedikit terlambat dengan urusan dokumen,” ujarnya kepada wartawan usai upacara. “Saya sudah tinggal di Irlandia sejak usia satu tahun. Tapi sekarang waktu yang tepat. Dan saya sangat bangga dengan negara saya atas semua yang diwakilinya dan semua yang telah dilakukannya.”

 

 

Telah Lama Menjadi Simbol Budaya Irlandia

Meski U2 telah lama menjadi simbol budaya Irlandia dan The Edge dikenal luas dengan penampilannya yang khas, termasuk topi wol yang seolah menjadi ikon nasional, status kewarganegaraannya baru kini ia resmikan pada usia 63 tahun.

Evans mendirikan U2 pada tahun 1976 bersama tiga teman sekolahnya di Dublin: Paul Hewson (alias Bono), Larry Mullen Jr, dan Adam Clayton. Bersama, mereka melahirkan lagu-lagu yang menjadi semacam anthem nasional Irlandia, seperti "Sunday Bloody Sunday".

Namun, meskipun kedekatannya dengan Irlandia sangat kuat, The Edge mengaku selama bertahun-tahun hanya menunda proses administrasi. “Sejujurnya, ada banyak momen ketika saya bisa melakukannya hanya dengan mengisi formulir, tapi saya senang akhirnya terjadi sekarang, karena terasa lebih bermakna,” ucapnya.

Dalam upacara naturalisasi tersebut, Evans mengenakan pin berbentuk bendera Irlandia dan mengucapkan sumpah kesetiaan kepada negara. Ia menjadi bagian dari 7.500 orang dari lebih dari 143 negara yang memperoleh kewarganegaraan Irlandia dalam rangkaian upacara selama dua hari.

Momen yang Sangat Emosional dan Penting

Evans menyebut momen itu sangat emosional dan penting baginya, terutama karena Irlandia dinilai memiliki kepemimpinan moral yang kuat di dunia internasional.

“Upacara ini sangat menyentuh. Irlandia mendukung organisasi-organisasi multilateral seperti Pengadilan Kriminal Internasional dan PBB, serta berani menyuarakan kebenaran kepada kekuasaan,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Saya selalu merasa menjadi orang Irlandia. Irlandia akan selalu menjadi rumah bagi saya, dan saya sangat bersyukur untuk itu,” imbuhnya. “Ini adalah momen yang sangat tepat bagi saya, untuk merasa lebih terhubung lagi dengan tanah kelahiran saya.” Meski demikian, U2 sempat dikritik karena strategi perpajakan mereka yang menyalurkan sebagian penghasilan ke luar Irlandia, sehingga dianggap bertentangan dengan komitmen mereka terhadap negara tersebut.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan