Titiek Puspa di Mata Sang Adik: Sosok Kakak, Ibu Sekaligus Teman

Kenangan masa lalu bersama Titiek Puspa masih tergambar jelas di benaknya.

Diterbitkan 11 April 2025, 16:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Titiek Puspa di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025). Salah satunya Sumarningsih, adik Titiek Puspa, yang tampak tak kuasa menahan kesedihan melepas kepergian sang kakak ke peristirahatan terakhir.

Sumarningsih mengaku punya kedekatan emosional yang sangat erat dengan almarhumah. Ia berbagi kenangan terakhirnya bersama Titiek Puspa serta bagaimana sosok sang kakak memberi warna dalam perjalanan hidup keluarga mereka.

"Saya sewaktu dengar Mbak Tiek sakit saya sudah kaget, terus sudah gitu sampai nggak bisa tengok, karena nggak boleh ditengok. Nah terus sampai meninggal, saya sedih sekali jadinya, saya merasa kehilangan," ujar Sumarningsih di TPU Tanah Kusir.

"Mbak Titiek itu sebagai kakak, sebagai ibu, sebagai teman, ya sebagai macam-macam karena kalau sebagai teman bisa diajak ngobrol, kalau sebagai adik bisa disayangi adiknya," sambungnya.

 

 

Peran Titiek

Menurutnya, sangat besar peran Titiek Puspa dalam kehidupan keluarga mereka. Mendiang tidak hanya hadir sebagai kakak, tetapi juga menjalankan peran sebagai orang tua dan bertanggung jawab mengurus semua adik-adiknya.

“Dia sebagai ibu deh karena dia seenggaknya dari semuanya itu dia jadi paling tua karena yang 3 kakak saya sudah meninggal. Nah kalau Mbak Tiek itu anak keempat, jadi sebagai orang tua. Semua adik-adiknya dia yang urus," ucap Sumarningsih.

Kenangan Bersama Titiek

Diakui Sumarningsih, kenangan masa lalu bersama Titiek masih tergambar jelas di benaknya. Ia masih ingat betul bagaimana almarhumah selalu memberi perhatian khusus dan berbagi rezeki kepada adik-adiknya,

"Sering bagi-bagi duit ke adik-adiknya," imbuhnya.

Pertemuan Terakhir

Momen pertemuan terakhir antara Sumarningsih dan Titiek Puspa terjadi sekitar satu bulan lalu. Saat itu, ia tidak merasakan firasat buruk mengingat sang kakak dalam kondisi segar dan sehat.

"Nggak, nggak ada firasat sih, perasaan Mbak Tiek tuh segar terus. Terus sehat deh jadi enggak ada perasaan (nggak enak), tahu-tahu kok dia pingsan gitu lho. Mungkin habis main kecapekan barangkali, terus jatuh jadi kepalanya itu nya pecah mungkin karena jatuh jadi pecah kepalanya," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Indah Permatasari Ajak Suami dan Anak Syuting Film Ibadah & Cinta di Australia, Ini Alasannya

M Altaf Jauhar, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan