Aktor Junichi Okada Terkena Dampak Pensiunnya Masahiro Nakai Akibat Skandal Pelecehan Seksual

Aktor Jepang Junichi Okada sedang terjebak dalam ketidakpastian untuk sebuah acara setelah Masahiro Nakai yang mengajaknya, memutuskan untuk pensiun mendadak akibat skandal pelecehan seksual.

Diterbitkan 05 Februari 2025, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Masalah ini pertama kali mencuat tahun lalu ketika sebuah majalah mingguan melaporkan perselisihan antara Masahiro Nakai dan seorang wanita. Berbagai sumber kemudian menyebutnya sebagai skandal pelecehan seksual.

Pernyataan Resmi Pertama

Pada 9 Januari 2025 lalu, Masahiro Nakai sempat merilis pernyataan resmi di situsnya. Ia ternyata mengakui kebenaran tudingan dalam laporan tersebut dan meminta maaf kepada publik.

"Masalah ini sepenuhnya terjadi karena kekurangan saya sendiri," tulisnya, mengutip Tokyo Hive. Nakai melanjutkan, "Memang benar penyelesaian telah dicapai melalui perwakilan kami, dan masalah ini telah diselesaikan."

Ia juga menambahkan, "Dengan penyelesaian ini, saya dapat melanjutkan aktivitas hiburan saya tanpa hambatan."

 

 

Pernyataan Emosional

Dalam pengumuman pensiunnya pada akhir Januari 2025, barulah Masahiro Nakai menyampaikan pernyataan emosionalnya:

"Saya, Masahiro Nakai, dengan ini mengumumkan bahwa saya pensiun dari karier hiburan saya mulai hari ini.Terkait perusahaan Nonbiri Nakai Co. Ltd., saya juga akan membubarkan perusahaan ini setelah seluruh prosedur dan operasi bisnis selesai."

"Pengumuman ini saya buat setelah diskusi dengan stasiun TV, radio, dan semua pihak terkait mengenai pembatalan, pengunduran diri, penghentian, dan pembubaran kontrak yang telah selesai. Saya juga sedang berdiskusi dengan para sponsor kami."

"Saya tidak percaya bahwa saya telah memenuhi semua tanggung jawab saya dalam masalah ini. Ke depan, saya akan terus menghadapi berbagai isu dan investigasi dengan ketulusan dan integritas penuh. Semua tanggung jawab ada pada saya secara pribadi. Saya dengan tulus meminta maaf atas masalah dan kerugian yang telah saya timbulkan kepada banyak orang."

"Selain itu, saya sekali lagi menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada pihak lain yang terlibat.Terima kasih atas 37 tahun yang telah diberikan kepada saya."

"Selamat tinggal..."

Pada 17 Januari 2025, Presiden Fuji TV, Koichi Minato, menggelar konferensi pers darurat. Ia meminta maaf kepada pemirsa dan pemangku kepentingan atas kekhawatiran yang ditimbulkan serta kurangnya penjelasan.

Minato juga mengumumkan pembentukan komite investigasi independen yang dipimpin oleh pengacara eksternal untuk menyelidiki dugaan keterlibatan karyawan perusahaan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan