Liputan6.com, Tokyo - Para insinyur di Jepang mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi pohon yang berisiko tumbang atau menjatuhkan dahan, seiring meningkatnya ancaman terhadap keselamatan publik akibat pohon-pohon tua di tepi jalan dan taman.
Teknologi tersebut mulai dilirik sejumlah pemerintah daerah yang menghadapi keterbatasan tenaga ahli pohon dan arboris untuk melakukan pemeriksaan kondisi pohon secara rutin.
Saat ini, sistem AI dirancang untuk mengevaluasi kondisi pohon zelkova dan sakura, dengan rencana memperluas kemampuannya ke pohon ginkgo dan spesies lainnya, dikutip dari Antara News, Senin (29/6/2026).
Advertisement
Data Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang menunjukkan terdapat 1.732 kecelakaan terkait pohon di taman dan jalan sepanjang April 2021 hingga November 2024. Dari jumlah tersebut, 110 kasus mengakibatkan korban luka maupun meninggal dunia.
Salah satu insiden terjadi pada September 2024 ketika seorang pria tewas setelah tertimpa dahan pohon ginkgo yang patah di jalur pejalan kaki di Hino, Tokyo barat.
Perusahaan teknologi informasi Optim Corp. bersama Kyuden Droneservice Co. mengembangkan sistem AI berbasis drone untuk mendeteksi pohon yang telah mati.
Sementara itu, Sumitomo Mitsui Construction Co. mengembangkan sistem penilaian risiko pohon berbasis AI yang menganalisis foto bagian pohon yang mati atau membusuk menggunakan telepon pintar maupun tablet.
Sistem bernama Tree AI membandingkan foto tersebut dengan puluhan ribu gambar batang dan cabang pohon yang tersimpan dalam basis data, termasuk hasil diagnosis dokter pohon. Berdasarkan analisis tersebut, sistem menilai risiko pohon tumbang dalam empat tingkat kategori.
Hasil penilaian dapat diperoleh hanya dalam hitungan menit dan disimpan dalam basis data lengkap beserta lokasi pohon.
"Risiko tumbang meningkat bila pohon memiliki rongga internal atau jamur di batangnya. Sulit bagi orang awam menilai hal ini," kata dokter pohon Hidemi Kataoka yang terlibat dalam pengembangan program tersebut.
Sejumlah pemerintah daerah, seperti Kizugawa di Prefektur Kyoto, Miyakonojo di Prefektur Miyazaki, serta Pemerintah Metropolitan Tokyo telah menguji sistem tersebut.
Pemerintah Kota Kizugawa, yang mengelola sekitar 20.000 pohon, mengaku tidak mampu melakukan inspeksi rutin karena keterbatasan jumlah petugas.
"Dengan AI, pemeriksaan bisa lebih efisien dan konsisten," ujar seorang pejabat Kizugawa.
Saat ini sekitar 20 pemerintah daerah di Jepang tengah mempertimbangkan penerapan sistem tersebut. Sumitomo Mitsui Construction berencana meluncurkan layanan komersialnya pada tahun fiskal 2027.
Kepala Divisi Infrastruktur Hijau Sumitomo Mitsui Construction, Sho Tago, mengatakan banyak pohon ditanam pada masa pertumbuhan ekonomi tinggi Jepang untuk menyerap emisi kendaraan dan kini telah memasuki akhir masa hidupnya.
Ia berharap teknologi AI tersebut dapat membantu pengelolaan pohon menjadi lebih efisien dan tepat sasaran di tengah keterbatasan tenaga pemeriksa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435394/original/073589400_1765033522-beringin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411723/original/069752100_1479709693-Jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4729966/original/074920500_1706586460-taro-ohtani-5T5zmIqs0AM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)