3. Alasan Syuting 20 Hari di Semarang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5089221/original/050683400_1736516874-Pengantin_Setan_2.jpg)
Pengantin Setan syuting sekitar 20 hari di Semarang, Jawa Tengah. Kota ini dipilih bukan tanpa alasan. Azhar Kinoi Lubis ingin menampilkan wajah kota yang tampak sibuk, dengan banyak elemen gedung, tembok, dan besi.
“Menurut saya ini merefleksikan kerja keras untuk bertahan hidup, sejalan dengan dua tokoh utama yakni pasutri baru. Mereka bekerja keras membangun rumah tangga yang mapan,” beri tahu Azhar Kinoi Lubis.
4. Tantangan Terbesar: Imainasi Berjuta Penonton
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5089222/original/063652600_1736516874-Pengantin_Setan_3.jpg)
Terkait tantangan terbesar selama memproduksi Pengantin Setan, Azhar Kinoi Lubis teringat bahwa film ini dari podcast viral RJL5 yang ditonton jutaan orang, Ia membayangkan, yang menonton 11 juta, maka ada 11 juta pula imajinasi soal Echa yang mengalami insiden ini.
“Tugas besar saya, bagaimana memvisualkan cerita komplet dengan para tokoh agar memenuhi ekspektasi atau imajinasi penonton. Sebelum syuting saya rajin baca komentar netizen, melihat respons terhadap podcast dan apa yang mereka bayangkan,” akunya.
5. Echa Yang Asli Tidak Rewel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5089223/original/075489000_1736516874-Pengantin_Setan_4.jpg)
Karena diangkat dari kisah nyata, maka Echa sebagai korban terlibat cukup intens dalam penggarapan film Pengantin Setan. Namun, ia tak “rewel” terkait detail. Malah, Echa puas dengan hasil akhirnya.
“Echa enggak rewel atau tidak berpesan macam-macam ke saya sebelum syuting. Dia kaget saat menonton trailer dan poster: Ini kok mirip ya? Rumah besar yang aku maksud dalam podcast memang yang begini,” Azhar Kinoi Lubis berbagi cerita.
6. Repotnya Adegan Rukiah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5089224/original/088167900_1736516874-Pengantin_Setan_5.jpg)
Dalam syuting, selalu ada satu dua adegan yang butuh persiapan ekstra dan energi besar. Azhar Kinoi Lubis ingat betul, adegan rukiah butuh take berkali-kali untuk menyajikan visual memukau, meyakinkan, sekaligus klimaks.
“Adegan rukiah yang jadi klimaks film. Itu retake banyak. Kadang akting pemain sudah pas, tapi ada detail teknis luput. Lafal tajwid harus tepat karena saya ingin adegan ini ibarat lagu, punya orkestrasi megah baik visual maupun audio,” ulasnya.
“Stamina pemain harus prima. Erika sampai mengeluh lelah banget mengeksekusi adegan ini. Badannya harus tampak melengkung. Itu butuh 5 sampai 8 take per shot,” Azhar Kinoi Lubis mengakhiri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4030042/original/026203300_1653290030-Hl_jurnl_2.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5053973/original/027849600_1734365201-470488158_18337599823147032_6112710653168142245_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372368/original/086063200_1476327060-semarang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805269/original/030334100_1782904774-IMG_20260701_150722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8785159/original/094446200_1782896146-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_15.36.06__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8783213/original/075395900_1782895348-IMG_20260701_132849.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054379/original/092833500_1734405191-IMG_20241217_095147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8493902/original/004316000_1782410033-IMG_20260625_231156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459475/original/054835000_1782358664-Pria_pelempar_kucing_dari_jembatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263088/original/098022200_1781857549-IMG-20260619-WA0067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262999/original/035020900_1781855978-Petugas_mengevakuasi_korban_penusukan_di_Semarang.jpg)