Liputan6.com, Jakarta Kirpah Roy Sungkono di dunia seni peran makin tajam. Terbaru, ia membintangi Rekaman Terlarang. Dalam serial karya sineas Dinna Jasanti ini, Roy Sungkono menjelma karakter antagonis, Dandy, anak seorang ketua parpol yang diperankan Willy Dozan.
Roy Sungkono juga beradu akting dengan Maxime Bouttier dan Clara Bernadeth. Jadi tokoh antagonis bukan hal baru bagi Roy Sungkono. Namun, Dandy sangat menantang lantaran punya sifat beda jauh dengan hidupnya sehari-hari.
Roy Sungkono menyebut Rekaman Terlarang sebagai perpaduan solid antara romansa, skandal menghebohkan, dan intrik politik. Masih segar dalam ingatannya kali pertama rampung baca naskah. Pikiran Roy Sungkono langsung melayang.
Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini menghimpun 6 fakta Roy Sungkono membintangi serial Rekaman Terlarang sebagai Dandy, anak ketua parpol. Sudah nonton?
1. Jadi Anak Ketua Parpol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980304/original/078023100_1729873737-Roy_Sungkono_0.jpg)
Roy Sungkono menjelaskan, proses pemilihan pemain terbilang cepat karena sutradara telah melihat rekam jejak para bintang di proyek sebelumnya. Syuting dilakukan di Jakarta selama sebulan.
“Saya memerankan Dandy, anak ketua partai politik yang diperankan Willy Dozan. Layer-nya banyak. Dia takut sama bapaknya. Di depan teman-temannya, beda lagi sifatnya. Antagonis, tapi tidak asal jahat dan menyebalkan,” katanya.
2. Cuma Mirip 10 Persen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980305/original/008007900_1729873738-Roy_Sungkono_2.jpg)
Dalam sesi wawancara khusus dengan Showbiz Liputan6.com, Kamis (24/10/2024), Roy Sungkono menyebut sifatnya dengan Dandy jauh beda. Bahkan, kemiripan maksimal 10 persen. Nyaris di setiap adegan, Roy Sungkono berimprovisasi atas persetujuan sutradara.
“Mirip cuma 10 persen paling. Ha ha ha! Kemiripan Dandy dengan sifat saya sehari-hari sangat minim. Tapi saya senang karena karakter ini menantang. Sebelum improvisasi, saya konsultasi dengan sutradara dan 90 persen disetujui,” Roy Sungkono membeberkan.
3. Roy Bikin Back Story Sendiri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980306/original/047064800_1729873738-Roy_Sungkono_3.jpg)
Saking tertantang, Roy Sungkono sampai bikin back story sendiri untuk tokoh Dandy. Bintang film Noktah Merah Perkawinan ini yakin tak ada tokoh yang 100 persen jahat. Bahkan, penjahat pun punya kebenaran yang mereka yakini.
“Saya bikin back story soal Dandy karena tokoh antagonis pun memiliki kebenaran versinya sendiri. Saya membuat latar belakang ke mana ibunya Dandy, dibesarkan dengan pola asuh seperti apa, dan mengapa cenderung menganggap enteng komitmen,” urainya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980303/original/050309200_1729873737-Roy_Sungkono_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8987635/original/021379300_1782988884-1000574150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9018405/original/049171600_1783002110-Icha_0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9010964/original/096696500_1782998933-WhatsApp_Image_2026-07-02_at_18.44.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8992686/original/023040500_1782990942-TOP-.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8967570/original/088389600_1782979725-DSC01488.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8971408/original/092914200_1782981617-1000573822.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8969766/original/075600700_1782980699-1000569530.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5309097/original/063594900_1754577728-20250807-Sidang_Nikita-BUS_3.jpg)