6 Lagu Indonesia Pilihan Terbaru Pekan Ini, Edisi 12-18 Agustus 2024: Nasionalisme Atta Halilintar hingga Comeback-nya Sisca Eks JKT48

Berikut enam lagu Indonesia terbaru pilihan Showbiz Liputan6.com edisi pekan ketiga Agustus 2024.

Diperbarui 18 Agustus 2024, 20:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bagi Maudy seorang, pendidikan menjadi sumber inspirasi dan tempat berlabuhnya cinta terhadap proses belajar. Rasa cinta yang tinggi akan ilmu pengetahuan inilah benang merah dalam untaian lirik dan melodi yang membalut “Hari Itu”.

Namun, lagu ini lebih dari sekadar ajakan bernostalgia. Dengan cerdik, Maudy membawakan tema hangatnya ikatan persahabatan semasa sekolah, mengangkat pahit-manisnya bertumbuh dewasa. Sebuah perjalanan emosional penuh warna, yang mengingatkan kita akan suka dan duka dari fase pembentukan diri.

Berpadu dengan suaranya yang lembut, lirik yang menyentuh, dan melodi yang penuh emosi, "Hari Itu" menciptakan sebuah lanskap musik yang dapat diterima bagi segala kalangan usia.

Bercermin dari pengalaman pribadi, Maudy menjelaskan bahwa "Hari Itu" menjadi caranya memaknai tahun-tahun formatif yang dihabiskan semasa bersekolah. Lagu ini juga merupakan perwujudan dari eksplorasi penuh jiwa akan kenangan tak terlupakan dari masa sekolah yang telah membentuk dirinya.

“Saya ingin menangkap esensi dari kenangan berharga di sekolah dan menciptakan ruang di mana orang bisa mengenang pengalaman mereka sendiri,” kata Maudy.

“Melalui 'Hari Itu', harapannya saya dapat memberikan hiburan dalam menghadapi perjalanan waktu yang tak terelakkan, dan mendorong orang untuk lebih menghargai setiap momen,” tambahnya.

3. Farrel Hilal - "Take It Slow"

Setelah menghadirkan single debut “Di Selatan Jakarta”, musisi Farrel Hilal hadir lagi dengan lagu kedua yang masih mengusung RnB pop. Kembali lahir dari idenya sendiri, single berjudul “Take It Slow” ini menceritakan tentang perasaan seseorang yang membayangkan rasanya berkendara di malam hari dengan pasangannya sambil mendengarkan lagu slow bersama.

Seperti halnya “Di Selatan Jakarta” yang berdasarkan kegiatan sehari-hari Farrel di Jakarta Selatan, “Take It Slow” juga terinspirasi dari kesukaannya mengendarai mobil di malam hari dengan pasangan. 

Memakan waktu total pengerjaan 3-4 bulan, mulai dari pembuatan hingga selesai rekaman, “Take It Slow” merupakan satu dari 10 draft lagu yang dibuat pemilik nama lengkap Farrel Hilal Ramadhan ini saat awal bergabung dengan Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI). 

"Mungkin, di antara 10 lagu itu, hanya dua yang dianggap sesuai untuk dimajukan menjadi single, termasuk “Take It Slow” ini. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa ke depannya, delapan lagu lain juga akan dirilis. Tentu dengan sedikit perubahan, entah itu pada melodi atau lirik," jelas Farrel. 

Salah satu hal yang menarik, pria kelahiran Jakarta, 27 November 2000, ini menyebutkan bahwa single “Take It Slow” memiliki sound yang nyaris sama dengan lagu debutnya. Bukan tanpa sebab, itu dilakukan Farrel agar terasa ada benang merah. 

“Jadi, mau bocorin sedikit, single pertama dan kedua ini adalah sebuah proses perjalanan yang akan berujung pada album pertamaku di Sony Music. Karena itu, di semua produksi laguku di fase ini, aku berusaha menaruh satu sound yang sama agar identitasnya tetap ada dan bisa menjadi kesatuan cerita saat disatukan dalam album. Jadi, ini bisa dibilang membangun hype dan mempersiapkan pendengar untuk album nanti,” jelasnya.

 

4. Guruh Perdana - "Pergilah Saja"

Guruh Perdana, musisi kelahiran asal Semarang, campuran Jawa - Kalimantan yang kini menetap di Kendari, kembali meramaikan jagat musik Indonesia dengan meluncurkan single terbaru yang berjudul “Pergilah Saja”. Sebuah lagu bergenre Pop Rock yang ia tulis sendiri, terinspirasi dari cerita hidup salah satu temannya.

“Lagu ini bercerita tentang perjuangan seseorang untuk membuat pasangannya menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Namun si pasangan tetap memilih jalannya sendiri dengan egonya yang sangat luar biasa. Akhirnya dia putuskan untuk pergi karena memang hubungan antara mereka sudah tidak bisa lagi dipertahankan,” jelas Guruh Perdana tentang lagu ini.

Sedikit berbeda dari lagu-lagu sebelumnya, kali ini Guruh Perdana tampil fresh dalam karya terbarunya. Di lagu “Pergilah Saja” ini, Guruh Perdana mencoba membawakan lagu ini dengan musik yang upbeat.

“Saya mencoba keluar dari zona nyaman saya. Karena selama ini lagu-lagu saya slow dan mellow. Sebenarnya saya lebih suka mendengarkan lagu-lagu upbeat, cuma saya tidak berani membawakan lagu dengan tempo yang cepat. Kali ini saya pengen aja mencoba tantangan baru dengan membawakan lagu yang upbeat,” ungkap Guruh.

Pembuatan lagu ini ternyata cukup menyita waktu yang panjang, karena ini adalah salah satu lagu Guruh yang sudah lama ia tulis. Dibiarkan saja untuk sekian waktu yang lama, sampai akhirnya Guruh memutuskan untuk merevisi lagu ini dan merilisnya.

Di lagu ini Guruh Perdana menampilkan deretan musisi-musisi hebat dan berbakat seperti Reno Revano, Gabriel Harvianto, Aldhan Prasatya, Aryz Bulo, Made Tian dan Rere. Vokal Guruh Perdana yang khas membuat telinga kita serasa dimanjakan oleh alunan musik yang berpadu dengan kualitas dan karakter vokal Guruh yang sangat khas.

5. Ariel Noah & Rossa - Nada Nada Cinta

Nada-Nada Cinta aslinya merupakan single lawas Rossa yang melambungkan namanya di industri musik Indonesia pada tahun 1996 silam saat ia masih duduk di bangku SMA. Single ciptaan Younky Soewarno dan Maryati ini merupakan single utama untuk debut album Rossa yang juga berjudul sama Nada-Nada Cinta (1996).

Kini, pada tahun 2024, Rossa kembali merilis ulang single tersebut sambil menggandeng Ariel NOAH sebagai partner duetnya. Lagu ini dirilis untuk soundtrack film dokumenter "All Access To Rossa 25 Shining Years" yang rilis pada 1 Agustus 2024.

“Pas rekam lagu ini di studio, jujur jadi bikin flashback waktu pertama kali Younky Soewarno directing. Enggak berasa udah 28 tahun aja aku nyanyiin lagu ini dan sekarang aku rilis ulang untuk film dokumenter perjalanan karir aku. Rasanya itu luar biasa banget buat aku,” ucap Rossa mengutip dari kanal YouTube-nya.

Lagu ini sangat memorable bagi Rossa lantaran menjadi lagu terakhir yang direkamnya untuk album Nada-Nada Cinta, yang berhasil terjual lebih dari 750.000 Keping.

“Lagu ini tuh sebenernya lagu terakhir yang aku rekam, karena tidak mudah untuk mencari lagu debut. Dulu bilangnya lagu jagoan kita apa nih. Dan kemudian dapatlah aku lagu 'Nada-Nada Cinta' ini dari mas Younky dan mbak Maryati,” jelas Rossa.

Soal diajaknya Ariel, Rossa beralasan bahwa selain teman dekat, Ariel juga mempuyai talenta dan kharisma yang luar biasa hingga bisa membuat para wanita terbius.

Sementara menurut Ariel, Rossa adalah penyanyi wanita yang mempunyai jam terbang tinggi untuk saat ini, dan sudah tidak perlu diragukan lagi pencapaiannya di industri musik.

6. Sisca Saras - "Terbawa Suasana"

Setelah mengumumkan dirinya lulus dari JKT48 bulan September 2023 lalu, Fransisca Saraswati Puspa Dewi atau yang dikenal dengan Sisca Saras, siap kembali ke dunia musik lewat single bertajuk ‘Terbawa Suasana’ pada tanggal 16 Agustus 2024.

Sebenarnya, single yang menandai comeback Sisca Saras di dunia musik ini bukan karya pertama yang dia rilis sebagai solois. Pada tahun 2022, Sisca Saras juga sempat merilis EP perdananya yang bertajuk “Asa & Rasa” yang berisi 5 buah lagu.

 Namun begitu, single ‘Terbawa Suasana’ menjadi karya pertama Sisca Saras bersama label WeCord. Lagu ‘Terbawa Suasana’ ini berkisah tentang seseorang yang ingin merasakan jatuh cinta.

Lirik lagu yang lugas dihadirkan di lagu ini. Sisca sendiri mengaku suka banget dengan lagu ini sejak pertama kali diperdengarkan oleh Clara Riva yang menulisnya.

“Aku suka banget lagu yang liriknya frontal dan to the point,” kata Sisca.

Sisca sendiri berharap lagu ini menjadi salah satu lagu yang memperkenalkan kembali dirinya kepada para penikmat musik di Indonesia. Dia juga berharap para penikmat musik Indonesia dapat mendukung perjalanan kariernya ke depan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan