Band asal Kroasia Jelusick Gelar Album Listening Party Perdana di Indonesia, Cek Ombak Sebelum Adakan Konser?

Jelusick, band rock asal Kroasia, sukses menggelar acara bertajuk "Jelusick Album Listening Party" dalam rangka merayakan peluncuran debut album "Follow the Blind Man" yang diadakan secara hybrid, pada Sabtu (16/3/2024).

Diterbitkan 17 Maret 2024, 18:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta, - Jelusick, band rock asal Kroasia, menggandeng Ramah Tamah Indonesia sebagai Official Representative Jelusick di Asia menggelar acara bertajuk "Jelusick Album Listening Party" Sabtu (16/3/2024). Acara jumpa fans perdana dalam rangka merayakan peluncuran album pertama Jelusick ini diadakan secara hybrid, yakni secara luring di Qi Lounge, The Sultan Hotel Jakarta dan secara offline via Zoom.

Sebagai informasi, band yang terbentuk pada tahun 2017 dengan beranggotakan Dino Jelusick,(vocal, keyboard, keytar), Ivan Keller (gitar), Luka Brodaric (bass, backing vocals) dan Mario Lepoglavec (drum, backing vocals) ini telah merilis debut album "Follow the Blind Man" pada 29 September 2023 lalu. Dino, sang vokalis, tahun lalu pernah tampil bersama Dewa 19 di konser bertajuk "Dewa 19 featuring All Stars Stadium Tour 2023".

Album perdana Jelusick berisikan 11 lagu, yakni "Follow the Blind Man", "Animal Inside", "Died", "What I Want", "Acid Rain", "Chaos Master", "The Great Divide", "Fly High", "Reign of Vultures", "The Bitter End" dan "Healer". Melalui acara Listening Party ini, para penggemar berkesempatan untuk mendengar dan menonton video klip dari seluruh lagu dalam album tersebut.

Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan band rock lokal yaitu Bearfours, Manusia Aksara, Abe Lubis, dan Black Horses. Lebih menariknya lagi, Vania C. Raharja selaku CEO dari Ramah Tamah Indonesia yang turut menjadi Host dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa empat dari 11 lagu dalam album tersebut belum memiliki video klip sehingga disiapkan langsung secara khusus oleh timnya untuk ditayangkan di acara Listening Party ini.

Musik video klip Jelusick yang kita tayangkan ini sudah diedit dan ditambahkan lirik juga supaya bisa bernyanyi bersama. Gak cuma itu, empat dari 11 lagu ini ada yang video klipnya belum ada, jadinya kita menyiapkan video spesial untuk empat lagu tersebut,” terang Vania.

Pendapat Dino Jelusick Soal Lagu “Chaos Master”

Sesi pemutaran video klip dua lagu terakhir, "Chaos Master" dan "The Bitter is End", menjadi momen spesial yang ditunggu-tunggu. Pasalnya, penggemar tidak hanya berkesempatan untuk menonton tetapi juga bisa membedah proses produksi video klip tersebut bersama dengan seluruh personil Jacksick.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Halo semuanya, apa kabar?” sapa pemain bass Jelusick, Luka Brodaric, saat pertama kali muncul via Zoom. Kalimat ‘apa kabar?’ diucapkannya dalam bahasa Indonesia. Saat ditanya mengenai proses pembuatan musik dan video klip “Chaos Master”, Dino, yang sekaligus menulis lirik lagu tersebut, membeberkan fakta bahwa dirinya sempat tidak menyukai lagu ini. “Saya sebenarnya sekarang menganggap lagu 'Chaos Master' ini sebagai lagu favorit saya, dan mungkin menjadi salah satu lagu terbaik di album terbaru ini. Musiknya metal tapi ringan untuk didengar, sangat mudah diingat liriknya," ujarnya. Dia menambahkan, "Awalnya aku tidak begitu suka lagu ini karena sepertinya terlalu kacau untuk didengarkan. Tapi ternyata banyak yang menyukai lagu ini, saya sangat bersyukur."

Halaman
Show All
Rosaria Arum Prakoso, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan