God Bless di Era Pandemi: Tangan Kaku, Single Baru, hingga Rencana Konser Virtual

Single "Untuk Indonesiaku" pun resmi dirilis God Bless pada Senin, 17 Agustus 2020, bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-75.

Diperbarui 19 Agustus 2020, 14:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Pandemi virus Corona Covid-19 terbukti telah menghajar berbagai aspek kehidupan. Dunia musik Indonesia pun jadi salah satu korbannya.

Tanyakan saja kepada Ian Antono, gitaris grup rock legendaris, God Bless. "Tangan saya sampai kaku karena berbulan-bulan tak main gitar. Habis malas, gak ada job," ujar Ian dalam jumpa pers virtual single baru Godbless, "Untuk Indonesiaku", Selasa (18/8).

Namun, pria kelahiran Malang itu tentu tak rela kepiawaiannya bergitar hilang begitu saja. Ian menceritakan, dirinya lalu menghubungi sang vokalis, Ahmad Albar, untuk kembali beraktivitas, bermusik.

"Saya ke rumah Iyek (panggilan akrab Ahmad Albar). Saya bilang, kalau lama seperti ini, kita enggak bisa main band lagi," ujar Ian dalam jumpa pers yang juga dihadiri personel God Bless lainnya, seperti Ahmad Albar, Donny Fattah (bass), Abadi Soesman (kibor), serta Fajar Satritama (drum), dan dipandu Adib Hidayat itu.

Alhasil, God Bless pun kembali antusias berlatih, menghasilkan karya, meski masih di masa pandemi. Single "Untuk Indonesiaku" pun resmi dirilis Senin, 17 Agustus 2020, bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-75.

Bukan Karya Biasa

Ini jelas bukan karya biasa. Sesuai judulnya, lagu ini berisi sebuah kesaksian tentang wujud cinta kepada Tanah Air dari perspektif seniman.

Bagi God Bless, ini juga pertama kalinya, grup yang telah menelurkan tujuh album studio ini merilis karya dalam bentuk single.

Selain itu, ada pertimbangan dramatis yang menjadikan "Untuk Indonesiaku" sebuah karya penting bagi God Bless. Lagu ini merupakan karya terakhir dari musisi senior mendiang Areng Widodo.

Areng Widodo, yang juga dikenal sebagai bassist andal, memang bukan nama asing bagi God Bless. Bahkan bisa dibilang, mantan personel Golden Wing ini merupakan rekan seperjuangan Godbless.

Areng Widodo adalah pencipta lagu hits Ahmad Albar "Syair Kehidupan" di tahun 1980. Belakangan lagu ini juga sering dibawakan God Bless di berbagai pentas.

Areng Widodo juga merupakan pencipta semua lagu yang dinyanyikan Ahmad Albar di album “Dunia Huru-Hara” yang dirilis tahun 1981 dan “Dunia Dibakar Api” (1988).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Bersama Donny Fattah, Areng juga pernah bekerja sama menggarap album Daun Daun Surga milik Bangkit Sanjaya, tahun 1985. Sementara Ian Antono pernah bekerjasama dengan Areng untuk dua lagunya, “Jarum Neraka” (1984) dan “Tangan-Tangan Setan” (1985) yang melambungkan nama Nicky Astria.

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan