6 Hit Besar Reza Artamevia Yang Ultah 29 Mei, Nomor 3 Auranya Seksi Banget

Reza Artamevia berulang tahun ke-45, Jumat (29/5/2020). Kami ajak Anda mengingat kembali 6 hit besar milik penyanyi bersuara seksi ini.

Diterbitkan 29 Mei 2020, 12:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Reza Artamevia berulang tahun ke-45, Jumat (29/5/2020). Bermodal suara seksi, Reza fenomena besar di industri musik Tanah Air, pengujung 1990-an. Memulai karier sebagai penyanyi latar Dewa 19 di lagu “Satu Hati Kita Semestinya” (1995) dan “Aku Di Sini Untukmu” (1996), ia bersolo karier pada 1997.

Ditangani Ahmad Dhani, Reza Artamevia melahirkan album Keajaiban yang meledak di pasar. Sepanjang kariernya, Reza Artamevia melahirkan 3 album.

Semua album itu memiliki judul satu kata berawalan ke dan berakhiran an. Ketiga album itu yakni Keajaiban, Keabadian, dan Keyakinan.

Pada 2004, mestinya Reza Artamevia merilis album Ketulusan. Sayang, perceraian dengan Adjie Massaid yang berlarut membuat album itu urung dirilis. Teriring doa semoga panjang umur, kami ajak Anda mengilas balik 6 hit besar Reza Artamevia.

1. Pertama

Album Keajaiban membawa keajaiban bagi Reza Artamevia. Dari penyanyi latar, ia naik pangkat sebagai teen diva. “Pertama,” nomor yang membuat karier Reza Artamevia meroket. Tak hanya menyanyi, Reza Artamevia merangkap sebagai penyanyi latar.

Diiringi tiupan trumpet, aura seksi lagu ini menguat berkat backing vokal Reza yang sarat desahan alto. Sudah 23 tahun berlalu, “Pertama” masih dikenang publik. Aksi Reza menggesek-gesekkan punggung di tembok dan celana hitam sintetis yang dikenakannya jadi tren.

2. Dia

Konon sempat terjadi tarik ulur antara Reza Artamevia dengan perusahaan rekaman Aquarius Musikindo terkait pemilihan single kedua. Ahmad Dhani merekomendasikan “Dia,” nomor lawas milik Vina Panduwinata. Benar saja, “Dia” meledak dan jadi ikon Reza Artamevia berikutnya.

Pada 1997 dan 1998, lagu ini kerap diputar di berbagai pesta sebagai simbol kegembiraan. Intepretasi sang diva yang begitu kuat membuat publik sejenak lupa bahwa “Dia” tembang milik Si Burung Camar.

 

3. Satu Yang Tak Bisa Lepas

Inilah tembang ikonis Reza Artamevia. Makin ikonis berkat video klip bernuansa monokrom yang menampilkan ia berendam di air. Sepanjang video klip, Reza hanya berendam sambil berdendang. Tak ada adegan lain. Ajaibnya, kita tidak bosan menyaksikannya.

Aura seksi Reza bertebaran ke mana-mana. “Satu Yang Tak Bisa Lepas” mengantar Keajaiban meraih plakat platinum lantaran terjual lebih dari 200 ribu kaset. Sebuah pencapaian luar biasa di tengah badai krisis ekonomi yang berujung kerusuhan Mei 1998. Unbelievable!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Setelah tiga tahun vakum, Reza Artamevia kembali dengan Keabadian, masih diproduseri Ahmad Dhani. Album berisi 9 lagu ini memfiturkan “Biar Menjadi Kenangan” duet dengan penyanyi Jepang, Masaki Ueda, yang menjadi hit besar. Versi bahasa Inggris “Biar Menjadi Kenangan” yang diberi judul “The Last Kiss” membuka jalan Reza Artamevia go Asia. “The Last Kiss” yang dirilis di Jepang, muncul di album Amazing. Amazing adalah album Keajaiban versi “bule.”

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan