Liputan6.com, Jakarta - Reza Artamevia berulang tahun ke-45, Jumat (29/5/2020). Bermodal suara seksi, Reza fenomena besar di industri musik Tanah Air, pengujung 1990-an. Memulai karier sebagai penyanyi latar Dewa 19 di lagu “Satu Hati Kita Semestinya” (1995) dan “Aku Di Sini Untukmu” (1996), ia bersolo karier pada 1997.
Ditangani Ahmad Dhani, Reza Artamevia melahirkan album Keajaiban yang meledak di pasar. Sepanjang kariernya, Reza Artamevia melahirkan 3 album.
Semua album itu memiliki judul satu kata berawalan ke dan berakhiran an. Ketiga album itu yakni Keajaiban, Keabadian, dan Keyakinan.
Pada 2004, mestinya Reza Artamevia merilis album Ketulusan. Sayang, perceraian dengan Adjie Massaid yang berlarut membuat album itu urung dirilis. Teriring doa semoga panjang umur, kami ajak Anda mengilas balik 6 hit besar Reza Artamevia.
1. Pertama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3138947/original/091855800_1590724758-Reza_Artamevia_2.jpg)
Album Keajaiban membawa keajaiban bagi Reza Artamevia. Dari penyanyi latar, ia naik pangkat sebagai teen diva. “Pertama,” nomor yang membuat karier Reza Artamevia meroket. Tak hanya menyanyi, Reza Artamevia merangkap sebagai penyanyi latar.
Diiringi tiupan trumpet, aura seksi lagu ini menguat berkat backing vokal Reza yang sarat desahan alto. Sudah 23 tahun berlalu, “Pertama” masih dikenang publik. Aksi Reza menggesek-gesekkan punggung di tembok dan celana hitam sintetis yang dikenakannya jadi tren.
2. Dia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3138948/original/008340000_1590724759-Reza_Artamevia_3.jpg)
Konon sempat terjadi tarik ulur antara Reza Artamevia dengan perusahaan rekaman Aquarius Musikindo terkait pemilihan single kedua. Ahmad Dhani merekomendasikan “Dia,” nomor lawas milik Vina Panduwinata. Benar saja, “Dia” meledak dan jadi ikon Reza Artamevia berikutnya.
Pada 1997 dan 1998, lagu ini kerap diputar di berbagai pesta sebagai simbol kegembiraan. Intepretasi sang diva yang begitu kuat membuat publik sejenak lupa bahwa “Dia” tembang milik Si Burung Camar.
3. Satu Yang Tak Bisa Lepas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3138949/original/018043800_1590724759-Reza_Artamevia_1.jpg)
Inilah tembang ikonis Reza Artamevia. Makin ikonis berkat video klip bernuansa monokrom yang menampilkan ia berendam di air. Sepanjang video klip, Reza hanya berendam sambil berdendang. Tak ada adegan lain. Ajaibnya, kita tidak bosan menyaksikannya.
Aura seksi Reza bertebaran ke mana-mana. “Satu Yang Tak Bisa Lepas” mengantar Keajaiban meraih plakat platinum lantaran terjual lebih dari 200 ribu kaset. Sebuah pencapaian luar biasa di tengah badai krisis ekonomi yang berujung kerusuhan Mei 1998. Unbelievable!
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5158887/original/014385400_1741675894-cek_fakta_pasukan_oranye.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312818/original/023895500_1785560927-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_12.01.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3138927/original/015308300_1590722997-Reza_Artamevia_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1332635/original/031478600_1472561270-reza-artamevia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504477/original/054444700_1771238464-hl1.jpg)