Jose Mourinho Ungkap Syarat Utama untuk Pemain Real Madrid: Jangan Khianati Saya

Jose Mourinho menegaskan pentingnya kepercayaan dengan pemain Real Madrid. Ia juga bicara aturan dan tugas membangun kembali Los Blancos.

Diterbitkan 26 September 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho menegaskan pentingnya kepercayaan antara pelatih dan pemain dalam membangun tim Real Madrid. Menurutnya, hubungan tersebut menjadi salah satu kunci untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemain.

Mourinho kembali menangani Real Madrid setelah 13 tahun meninggalkan Santiago Bernabeu. Dari delapan pertandingan yang sudah dijalani, ia membawa Madrid meraih enam kemenangan dan hanya dua kali menelan kekalahan.

Namun, Real Madrid masih tertinggal enam poin dari Barcelona yang memimpin klasemen dengan catatan sempurna. Madrid juga memasuki jeda internasional setelah kalah 1-2 dari rival sekota, Atletico Madrid, dalam pertandingan yang diwarnai kontroversi.

Mourinho mendapat tugas untuk membawa kembali trofi ke Santiago Bernabeu. Los Blancos gagal memenangkan satu pun trofi pada musim lalu setelah sebelumnya juga mengalami kesulitan di kompetisi domestik pada musim 2024-25.

Mourinho Minta Pemain Real Madrid Tidak Mengkhianatinya

Bagi Mourinho, kepercayaan tidak berarti pemain bisa bertindak tanpa batas. Ia tetap menetapkan aturan yang harus dipatuhi seluruh anggota skuad tanpa memandang status mereka.

Pelatih asal Portugal tersebut menekankan bahwa aturan berlaku sama untuk semua pemain, termasuk mereka yang berstatus bintang. Di sisi lain, Mourinho tetap ingin memberikan ruang agar para pemain dapat menunjukkan karakter dan kreativitas di lapangan.

"Jangan khianati saya. Ketika saya mengatakan jangan khianati saya, tentu saya berbicara tentang sepak bola. Jangan khianati saya, dan saya akan selalu ada untuk Anda," kata Mourinho kepada Bet It Drives Show.

"Ada aturan yang tidak bisa dinegosiasikan. Jika Anda harus datang pukul 09.00, maka pukul 09.00 untuk semua orang. Jika Anda datang pukul 09.15, meskipun Anda seorang superstar, Anda tetap tidak boleh melakukannya. Saya tidak menerimanya. Namun, hal lainnya adalah memberi mereka kebebasan untuk mengekspresikan diri," lanjut Mourinho.

Mourinho Kembali untuk Bangun Era Baru Real Madrid

Mourinho kembali ke Madrid setelah klub melewati beberapa pergantian pelatih dalam periode sebelumnya. Xabi Alonso mengawali musim lalu sebagai pelatih sebelum dipecat pada Januari dan digantikan Alvaro Arbeloa.

Arbeloa kemudian meninggalkan posisinya pada akhir musim 2025-26. Madrid akhirnya memilih Mourinho, sosok yang sudah memiliki pengalaman menangani klub tersebut pada periode 2010 hingga 2013.

"Setelah dua musim ketika klub terbesar di dunia tidak mendapatkan hasil terbaik dan terjadi sedikit perceraian dengan para penggemar, klub menghubungi saya," ujar Mourinho.

"Mereka mengatakan kepada saya, 'Kami mengenal Anda. Anda mengenal kami. Anda mengenal klub, Anda mengenal budayanya. Kami membutuhkan Anda. Kami membutuhkan Anda untuk membangun kembali. Kami membutuhkan Anda untuk memulai kembali sebuah dekade luar biasa yang pernah dimiliki klub. Kami membutuhkan seseorang dengan profil seperti Anda'," sambung Mourinho.

Sumber: FotMob

Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tim Dayung Indonesia Penuhi Target di Asian Games 2026, Bawa Pulang 2 Perak

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan