Sukses

Marion Jola Blak-blakan soal Video Asusila di Awal Kariernya

Liputan6.com, Jakarta - Marion Jola pernah terseret kasus dugaan video asusila yang mirip dirinya. Itu terjadi pada 2018 saat dirinya baru merintis karier sebagai kontestan di ajang pencarian bakat Indonesian Idol.

Kala itu, Marion Jola benar-benar sedih dan takut. Apalagi, kasus video asusila itu merebak beberapa hari jelang penampilan perdananya di ajang pencarian bakat tersebut.

"Gue bilang, 'Papa, ada sesuatu yang aneh di social media, everywhere. Ada orang yang klaim kalau video itu aku,' aku sudah nangis-nangis," ungkap Marion Jola dalam vlog bersama Gritte Agatha, yang diunggah pada Selasa (17/3/2020).

Beruntung orangtuanya percaya bahwa wanita yang ada dalam video syur itu bukanlah anaknya. Sang ayah pun terus-menerus menenangkan Marion Jola.

 

2 dari 5 halaman

Terus Ditenangkan

"Dia bilang itu bukan elo. Sesederhana itu. 'Iya bukan tapi semua orang (menyangka) itu Cece, Cece harus gimana?' panggilan gue di rumah Cece. Terus bokap gue bilang, 'Sudah tenang. Itu bukan kau toh'," tutur Marion Jola.

 

3 dari 5 halaman

Diam

"Kata Papa, 'Kalau orang yang menuduh mencuri, yang harus cari buktinya yang menuduh, pencurinya karena ngerasa enggak bersalah yah santai saja. Sudah enggak usah nangis. Diem,' Mamah dan Papah enggak apa-apa. Kita tahu itu bukan kamu'," sambungnya.

 

4 dari 5 halaman

Tenang

Mendengar nasihat orangtuanya, Marion Jola menjadi tenang. Ia pun melewati masa karantina dengan baik bersama teman-teman yang mendukung serta memberi masukan positif padanya.

 

5 dari 5 halaman

Terharu

Hingga hari yang mendebarkan pun tiba. Ia tampil di atas panggung untuk pertama kalinya. Dan betapa terharunya Marion Jola saat megetahui bahwa masih banyak orang yang mendukungnya.

"Ada yang pegang spanduk Marion Jola dan mereka pake pylox doang. Ada orang-orang NTT dateng support. Gue happy banget masih ada yang nonton gue nyanyi. Karena gue pikir semua orang udah mikir gue jelek," jelasnya.

Dan satu hal yang membuatnya amat terharu ialah tepuk tangan yang meriah dari penonton serta apresiasi dari salah satu dewan juri, Maia Estianty.

"Pas bunda ngomong itu, yang buat gue nangis adalah terima kasih karena ada orang yang mau appreciate, gue kuat banget saat itu. Tapi itu sangat berat. Umur gue baru 17 tahun. Yang gue tahu cuma sekolah dan Instagram," ungkap gadis asal Kupang ini sambil menangis.