The Grudge dan Hantu Keluarga Landers Meneror Penonton, Ini 6 Fakta Menariknya

Teror The Grudge bermula ketika Fiona Landers (Tara Westwood) pulang dari Jepang.

Diterbitkan 05 Januari 2020, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia kembali mendapat kesempatan menayangkan film impor lebih awal. The Grudge yang merupakan adaptasi film horor Jepang, Ju on, hadir di jaringan bioskop Tanah Air per 31 Desember 2019. Di Amerika Serikat, The Grudge baru tayang Jumat (3/1/2020) kemarin.

Teror The Grudge bermula ketika Fiona Landers (Tara Westwood) pulang dari Jepang. Di rumah, ia disambut suami, Sam Landers (David Lawrence) dan anak, Melinda Landers (Zoe Fish). Sejak Fiona pulang, kondisi rumah jadi janggal.

The Grudge juga dibintangi Andrea Riseborough dan Lyn Shaye, cenayang di film Insidious. Sayang, The Grudge panen kritik dari pemerhati maupun pencinta film. Showbiz Liputan6.com menampilkan 6 fakta dari balik layar The Grudge. Selamat menyimak.

1. Ribetnya Proses Produksi

The Grudge versi Amerika telah dibuat sebanyak tiga jilid pada 2004, 2006, dan 2009. Tahun 2011, beredar kabar lanjutan The Grudge akan rilis pada 2013 atau 2014. Maret 2014, dipastikan sekuel itu batal rilis.

Yang ada, versi ulang buat dengan naskah karya Xerxes Pordely. Lagi-lagi kabar ini mengendap. Juli 2017, beredar kabar Jeff Buhler-lah yang menangani naskah The Grudge versi terbaru. Nicolas Pesce dipinang sebagai sutradara.

2. Tidak Melibatkan Kreator Asli

The Grudge 2019 menjadi Ju On versi Amerika pertama yang tidak melibatkan Takashi Shimizu, sang pembuat 4 film Ju-on versi Jepang dan The Grudge versi Amerika. The Grudge 3 rilisan 2009 pun sudah tidak melibatkan Takashi sebagai sutradara. Namun ia masih menjabat produser.

Ketika diwawancara media, Nicolas Pesce mengaku, “Saya adalah penggemar Ju-on bahkan jauh sebelum Amerika membuat The Grudge tahun 2004.”

3. Garis Waktu The Grudge 2019

Apa pentingnya The Grudge 2019 dalam waralaba Ju On versi bule? Nicolas Pesce menjelaskan, awalnya The Grudge 2019 merupakan ulang buat dengan tambahan cerita baru tentang perawat yang bekerja di rumah keluarga Saeki.

Dalam sebuah interviu, ia menyebut, “Peristiwa dalam The Grudge 2019 terjadi di antara The Grudge 1 dan 2 yakni tahun 2004 hingga 2006.” Syuting dimulai pada 7 Mei hingga 23 Juni 2018 di Manitoba, Kanada.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sudah menonton trailer atau film The Grudge? Di situ ada adegan yang memperlihatkan rumah dengan nomor 44. Nomor 44 dipilih bukan tanpa alasan. Ini tribut untuk film pendek 4444444444 (1998) karya Takashi Shimizu. Angka 4 juga dianggap bawa sial dalam budaya Jepang. Angka empat diucapkan dengan kata Shi, yang artinya mati (kematian). Bisa jadi The Grudge 4 tak jadi dibuat karena 4 angka sial.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan