Sinopsis FTV SCTV Kuli Panggul Cintanya Mantul Tayang Jumat Pagi

FTV SCTV Kuli Panggul Cintanya Mantul ditayangkan mulai pukul 10.00 WIB.

Diterbitkan 17 Mei 2019, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pak Sabda yang masih sedikit kesakitan meminta Vino tenang karena ini semua hanya musibah. Pak Sabdapun menyuruh Vino kembali bekerja karena kondisi Pak Sabda tidak terlalu parah selain patah tulang itu. Vinopun nurut perintah ayahnya.

Berjalan Kaki

Akhirnya Dela berhasil sampai di panti asuhan dengan berjalan kaki, meninggalkan mobilnya begitu saja. Bu Murni, kepala panti menemui Dela. Bu Murni menceritakan  benar Dela berasal dari panti itu. Tapi Bu Murni tidak memiliki petunjuk siapa ibu kandung Dela.

Satu-satunya petunjuk adalah nama ibu yang menitipkan bayinya itu adalah Bu Nani. Selain itu, Bu Murni juga memberikan sebelah kaos kaki Dela saat bayi. Bu Murni bilang sebelah lagi dibawa oleh Bu Nani. Dela pasrah karena sama sekali tidak punya harapan. Dela hanya bisa berjalan lunglai kembali ke mobilnya.

Preman pun Kabur

Betapa mengagetkannya ketika hampir sampai dekat mobilnya, ada beberapa orang yang ternyata preman-preman di kampung itu mencoba mencongkel mobil Dela. Sontak saja Dela meneriaki para preman itu. Tapi bukannya kabur, preman-preman itu malah menantang Dela karena jalan di sana benar-benar sepi.

Dela mengambil sebilah balok dan mengacungkannya ke para preman itu. Preman-preman itu sama sekali tidak takut malah makin “tertantang” menggoda Dela. Bahkan ada salah seorang yang memegang tangan Dela. Dela reflek memukul kepala orang itu dengan balok. Tentu saja para preman itu makin marah dan mau memukul Dela.

Tapi sesaat sebelum mereka memukul Dela, Vino muncul tepat waktu dan menghadang pukulan salah seorang preman. Vino yang kuat karena terlatih alami sebagai kuli berhasil memukul mundur orang-orang itu. Tapi Vino sempat lengah hingga hampir terpukul para preman itu. Dela reflek mau memukulkan balok ke preman itu tapi preman itu menghindar dan yang terpukul malah Vino.

Vino pingsan seketika. Untung saja warga berdatangan karena mendengar kegaduhan. Para preman itupun kabur. Apa yang terjadi selanjutnya?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan