Sukses

Malam Jumat The Movie: Pemain Segar, Perubahan Atmosfer, dan Dampaknya

Liputan6.com, Jakarta Malam Jumat The Movie diangkat dari fenomena kanal YouTube milik Ewing HD. Kanal yang dilanggani lebih dari 1,6 juta orang ini menampilkan konten kunjungan ke tempat-tempat wingit. Jika “beruntung,” Anda akan melihat penampakan. Diharapkan, jumlah penonton Malam Jumat The Movie sebanyak pengikut kanal YouTube Ewing.

Dalam film Malam Jumat The Movie, Ewing menjadi dirinya sendiri, pemilik kanal YouTube yang membentuk tim bernama Ewing Squad. Tim ini terdiri dari Lulu (Dea), Oji (Ajil), Wingky (Harris), dan Agan (Putra). Suatu hari, mereka mengunjungi Wonder Park, taman hiburan yang sudah tidak beroperasi dan dikenal sebagai salah satu tempat terangker di Jawa Barat.

Kali pertama mengunjungi Wonder Park, Ewing Squad menemukan jaket dan topi tak terpakai. Diduga, pemilik jaket ini bunuh diri. Terbukti, tak jauh dari lokasi penemuan jaket, terdapat tali tambang yang tergantung di atap. Beberapa menit kemudian, Lulu kesurupan. 

Rekaman kunjungan ke Wonder Park yang diunggah Ewing viral di jagat maya. Video itu kebanjiran komentar, salah satunya dari warganet bernama Dinda (Zoe). Dinda memberi tahu Ewing bahwa jaket dan topi itu milik kakaknya, Ryan (Randy) yang menghilang.

 

Malam Jumat The Movie menjelma menjadi dokumentasi proses perekaman adegan konten YouTube. Dikemas dengan pergerakan kamera yang dinamis dan cenderung bergoyang untuk memperlihatkan efek ini dokumentasi betulan. 

Gaya pengambilan gambar ini dipertahankan hanya sepertiga durasi awal. Selebihnya, Malam Jumat The Movie menjadi film horor pada umumnya yang mayoritas berisi teror dan kepanikan terhadap hal yang tak disangka-sangka.

Karya Hadrah Daeng Ratu ini terasa segar berkat barisan pemain muda yang belum sering muncul di layar lebar seperti Ewing (tentunya!), Ajil Ditto yang kita kenal lewat film The Fabulous Udin, Putra Dinata, dan Harris. Beberapa wajah yang telah familier seperti Dea Annisa alias Dea Imut dan Randy Pangalila malah tidak mendapat porsi banyak.

2 dari 3 halaman

Perubahan Atmosfer

Di luar para pemain yang fresh, ada alur cerita yang susah ditebak berikut perubahan atmosfer horor memasuki paruh kedua dan ketiga. 

Awalnya, Malam Jumat The Movie tampak seperti horor tulen berkat penampakan bayangan hitam yang berkelebat maupun wanita berambut panjang yang merangkak sambil mengudap sajian. Lalu, atmosfer bergeser menjadi horor slasher yang mengingatkan kami pada kesadisan Rumah Dara.

Bedanya, Rumah Dara menitikberatkan pada seni bertahan hidup di rumah yang seluruh penghuninya “sakit jiwa.” Malam Jumat The Movie menampilkan seni menebak tersangka yang bisa jadi tidak Anda duga sebelumnya. 

3 dari 3 halaman

Menegangkan, tapi...

 

Malam Jumat The Movie menegangkan nyaris di sepanjang durasi, meski ada beberapa adegan yang terkesan disederhanakan di menit-menit akhir. Karena atmosfer serta fokus cerita bergeser, penampakan hantu yang semula menjadi clue menakutkan di awal menjadi tidak penting.

Terlepas dari kekurangan dan kelebihannya, Malam Jumat The Movie menyuguhkan ide cerita baru. Jika sukses, bukan tidak mungkin film horor slasher akan menjamur lagi, seperti kali pertama Danur I Can See Ghosts mendulang sukses lalu membangkitkan banyak pengikut.

 

Pemain: Ewing HD, Randy Pangalila, Dea Annisa, Zoe Abbas Jackson, Ade Firman Hakim, Ajil Ditto, Harris Illano, Putra Dinata

Produser: Dheeraj Kalwani

Sutradara: Hadrah Daeng Ratu

Penulis: Andika Lazuardi

Produksi: Dee Company, Blue Water Films

Durasi: 1 jam, 31 menit

 

(Wayan Diananto)

Loading
Artikel Selanjutnya
Main Film Horor, Randy Pangalila Targetkan Ini