Herjunot Ali Pilih Hari Valentine sebagai Langkah Awal Bermusik

Herjunot Ali melangkah berani ke dunia musik di tengah kesibukannya berakting.

Diterbitkan 15 Februari 2018, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Herjunot Ali membuka tahun baru dengan sebuah kejutan. Bertepatan dengan Hari Valentine, aktor serba bisa yang akrab dipanggil Junot ini merilis single perdana di ranah tarik suara melalui lagu yang berjudul "W".

Herjunot Ali yang dikenal baik melalui peran-peran iconic-nya di berbagai film nasional (Nugi - Realita Cinta dan Rock n Roll, Zafran - 5cm, Zainuddin - Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Ferre - Supernova), melangkah berani ke dunia musik di tengah kesibukannya berakting.

Junot mengaku telah mengerjakan proyek musiknya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya memilih tahun 2018 sebagai momentum awal bagi mimpi terdalamnya ini. Maka hadirlah "W".

"W" atau disebut dengan pelafalan Bahasa Inggris "double U", adalah kependekan dari Wild, kata dalam Bahasa Inggris yang bermakna liar. Dengan musik chill bertempo lambat, "W" merupakan sebuah lagu romantis milik Herjunot Ali yang menghantarkan sepasang kekasih memadu asmara.

Beat yang Mendayu

Paduan musik elektronik dengan beat yang mendayu di lagu ini melengkapi suara Junot yang terdengar merayu dengan lembut, menghasilkan formula yang memberikan kesan nyaman dan seksi bagi pendengar.

"'W' ini memiliki banyak makna," ungkap Junot melalui sebuah rilis yang diterima Liputan6.com, Rabu (14/2/2018). "Ada makna tersembunyi yang mengisahkan mimpi terliarmu bersama partnermu. The meaning is to have fun and be wild together."

Junot menerangkan bahwa makna dari "W" belum tentu merujuk kepada hubungan intim, tetapi lebih kepada mewujudkan angan-angan "tergila" seorang individu dengan sang kekasih. Misalnya seperti berpetualang di negeri terpencil atau bahkan membuat suatu karya seni dengan berkolaborasi bersama pasangan. 

Dengan membuat musik yang "tidak biasa", Junot berharap masyarakat bisa mencicipi jenis musik lain sekaligus membuka perspektif mereka terhadap seni secara umum.

Keluar dari Batasan-Batasan Kenormalan

Selain itu, pemenang Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung tahun 2014 ini juga berharap agar nilai yang diangkat di "W" – yaitu keluar dari batasan-batasan "kenormalan" yang dibentuk oleh masyarakat – tersalurkan dengan "mudah" kepada pendengar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Lagu ini mencerminkan kegigihan dan totalitas Junot dalam bermusik. "’W’ merupakan DIY (do-it-yourself) project saya yang semuanya dikerjakan sendiri. ‘W’ ini keluar dari hati saya," ujar Junot. Mulai dari penulisan lirik, aransemen musik, hingga pencarian sponsor, semuanya ditangani olehnya dengan bantuan produser ternama Alam Urbach. Proses perekaman pun tidak dilakukan di studio profesional, melainkan di studio rumahan. Ia mengaku mempelajari segala hal mengenai bermusik hanya dengan bermodal internet dan dukungan dari teman-teman dekat di ranah musik – beberapa di antaranya adalah Alam Urbach, Widi Puradiredja (Maliq & D’Essentials), Joseph Saryuf (Santamonica), dan Glenn Fredly.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan