Sukses

Padmavati Menuai Kontroversi, Sang Sutradara Terancam Dibunuh?

Liputan6.com, Jakarta Padmavati tengah menjadi perbincangan di Bollywood. Film yang diperankan Deepika Padukone, Shahid Kapoor dan Ranveer Singh itu dianggap melenceng dari sejarah kisah hidup Ratu Padmini atau yang dikenal juga dengan Padmavati.

Deepika Padukone saat beraksi sebagai Padmavati (YouTube)

Padmavati, film besutan Sanjay Leela Bhansali terus mendapatkan kritikan pedas. Kisah yang menjadi sejarah bagi masyarakat India itu mengisahkan tentang kisah hidup wanita paling cantik pada masanya, Rani Padmini, yang dikenal juga dengan Padmavati, diperankan Deepika Padukone.

Dikisahkan, pasukan Sultan Allaudin Khilji (Ranveer Singh) berhasil menaklukkan kerajaan Rajput. Tak mau menjadi `rampasan` di masa perang, sang ratu akhirnya melakukan jauhar, membakar dirinya.

2 dari 3 halaman

Sutradara Juga Dapat Ancaman

Tak hanya Deepika Padukone, sang sutradara, Sanjay Leela Bhansali juga terancam. Akibatnya, saat keluar rumah, ia mendapatkan pengawalan ketat.

Seorang sumber yang mengaku sebagai teman Sanjay Leela Bhansali menyebutkan, sang sutradara merasa tak aman. Bahkan, tak mau bertemu dengan katris Padmavati atau staff produksi.

"Sanjay Leela Bhansali sampai berhenti berjalan-jalan santai setiap sore. Saat ia bepergian pun, ia harus ditemani beberapa pengawal pribadi," sebut sang sumber, diwartakan The Quint, Senin (15/1/2018).

3 dari 3 halaman

Membuat Film Menegangkan

Sanjay Leela Bhansali dalam sebuah wawancara sempat menyebutkan, memang menyukai proses pembuatan film yang menegangkan, termasuk Padmavati. Ia pun sudah menyadari risiko yang terjadi padanya.

"Aku tidak mengetahui bagaimana caranya membuat film yang tak menegagangkan. Semua film yang aku buat tampaknya memang bernuansa seperti itu," sebut Sanjay Leela Bhansali.

Sementara itu, Sanjay Leela Bhansali menyiapkan dirinya dengan terpaksa menghindari artis yang berakting di filmnya sampai waktu perilisan. Padahal, Deepika Padukone sempat khawatir dengan kondisi sang sutradara.

Loading