Geli Campur Tegang di Pirates of the Caribbean: Salazar's Revenge

Pirates of the Caribbean: Salazar's Revenge sukses memadukan unsur ketegangan dan humor sekaligus.

Diterbitkan 25 Mei 2017, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Satu lagi kekuatan film ini adalah tema kekeluargaan di tengah situasi gawat darurat di kubu Jack Sparrow. Henry Turner (Brenton Thwaites), Carina (Kaya Scodelario), Barbossa (Geoffrey Rush), dan rombongan Gibbs (Kevin McNally), menjadi pendukung aksi Jack Sparrow kali.

Tak ketinggalan juga peran angkatan laut Inggris yang dijadikan sebagai pihak antagonis yang membuat film ini semakin menarik. Kemunculan Orlando Bloom dan Paul McCartney menambah warna serta memberi kejutan tersendiri terhadap alur cerita film ini.

Barbossa yang diperankan oleh Geoffrey Rush saat beradegan dengan Jack Sparrow yang diperankan Johnny Depp di Film

Efek khusus yang selalu ditorehkan dalam film ini juga memperkaya sisi visual meskipun kebanyakan ditampilkan di tengah laut pada malam hari. Banyak juga aksi yang menghibur dengan klimaks dan ending yang pas dengan perkembangan cerita.

Cerita Kurang Mendalam, Terlalu Ringan

Sayangnya, Pirates of the Caribbean: Salazar's Revenge memiliki banyak kekurangan, terutama dari segi cerita. Banyak hal yang kurang digali lebih mendalam seperti asal usul pusaka legendaris yang sedang diperebutkan.

Masa lalu beberapa karakter baru pun tak diperkenalkan dengan baik meskipun ada efek kejut yang diberikan. Terutama ketika jati diri beberapa karakternya diungkap.

Gambar yang dirilis oleh Disney, Jack Sparrow yang diperankan oleh Johnny Depp beradu akting dengan Carina Smyth yang diperankan Kaya Scodelario di Film "Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales." (Peter Mountain / Disney via AP)

Ditambah lagi, Salazar yang tampaknya kejam di awal, tiba-tiba saja melempem sejak pertengahan hingga akhir film. Ada kesan bahwa duet sutradara Joachim Ronning dan Espen Sandberg kurang menata karater antagonisnya dengan baik.

Seperti biasa, ada saja adegan laga yang imajinasinya sangat berlebihan ketika Jack Sparrow dan rekan-rekannya beberapa kali lolos dari maut. Gaya dialognya pun dibuat terlalu ringan meskipun harus diakui beberapa momen sukses membuat penonton geli campur tegang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan