Parade 5 Film Indonesia Wajib Tonton di Desember 2016

Desember menjadi tahun yang penuh film-film Indonesia yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Diterbitkan 03 Desember 2016, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Hanum diminta untuk menelusuri jejak harta karun misterius yang disebut-sebut menjadi bukti bahwa para pelaut Muslim Cina telah berlayar ke Amerika jauh sebelum Columbus. Hanum lantas terbang ke ke San Fransisco, meminta bantuan Azima Hussein (Rianti Cartwright) untuk menemukan bukti-bukti tersebut.

 

Surga yang Tak Dirindukan 2

Tanggal Rilis: 15 Desember

Surga yang Tak Dirindukan, film terlaris tahun 2015, kembali dalam bentuk sekuel tahun ini. Film yang kembali digarap Hanung Bramantyo ini melanjutkan cerita cinta segitiga antara Meirose, Pras, dan Arini.

Dalam Surga yang Tak Dirindukan 2, Meirose yang sebelumnya pergi meninggalkan anaknya pada keluarga Pras, kembali bertemu dengan Arini di Budapest.

Kini keadaan telah berubah. Arini meminta Pras memertahankan Meirose, sementara hati Pras terombang-ambing dengan permintaan istrinya ini. Di sisi lain, seorang dokter muda bernama Syarief (Reza Rahadian), terpikat pada Meirose dan hendak meminangnya.

 

Hangout

Tanggal Rilis: 22 Desember

Akhir tahun lalu, publik Indonesia dibuat tercengang dengan performa film Single yang menempati peringkat kedua film terlaris Indonesia. Film yang ditulis, disutradarai, dan dimainkan oleh Raditya Dika ini, juga mampu bersaing dengan film Star Wars: the Force Awakens yang diputar di waktu bersamaan.

Kini Raditya Dika kembali dalam film baru berjudul Hangout. Berbeda dari film-filmnya terdahulu yang lebih mengangkat masalah percintaan, kini Raditya masuk dalam ranah film misteri-kriminalitas, tapi tetap dengan komedi sebagai sajian utama.

Film Hangout bercerita tentang Raditya Dika yang mendapat undangan misterius ke sebuah pulau lain bersama beberapa orang lain. Tiba-tiba seorang di antara mereka tewas. Siapa pembunuhnya? Hangout juga dibintangi oleh Mathias Muchus, Titi Kamal, Surya Saputra, Prilly Latuconsina, Dinda Kanya Dewi, Gading Marten, dan lainnya.

Cek Toko Sebelah

Tanggal Rilis: 28 Desember

Satu komika lain yang akan ikut menyemarakkan parade film Indonesia di akhir tahun ini adalah Ernest Prakasa lewat Cek Toko Sebelah. Ini adalah pembuktian Ernest untuk melanjutkan kesuksesan Ngenest. Tak hanya jadi film terlaris keenam tahun lalu, Ngenest juga membawanya menjadi pemenang Skenario Film Terpuji Festival Film Bandung tahun ini.

Seperti film sebelumnya, Ernest kembali menulis, menyutradarai, dan juga bermain dalam film ini.

Cek Toko Sebelah berkisah tentang dua kakak beradik, Erwin (Ernest Prakasa) dan Yohan (Dio Wiyoko). Sang ayah (Chew Kin Wah) berniat mewariskan toko miliknya pada sang anak kedua, Erwin, yang sayangnya berat melepaskan karier yang telah dirintisnya.

Sebaliknya si anak sulung, Yohan, marah karena merasa dilangkahi sang adik. Ia merasa sebagai anak pertama, toko itu lebih berhak diwariskan kepadanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Ferry NoviandiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan