Madu dan Cobaan Pernikahan Aa Gym dan Teh Ninih

Da'i kondang Aa Gym sempat menjadi sorotan saat memilih menikah lagi, menyebabkan Teh Ninih dimadu.

Diterbitkan 16 Oktober 2016, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ustadz Abdullah Gymanstiar yang lebih dikenal Aa Gym memberikan tausiah di hadapan umat, baik di masjid atau di televisi. Pesan-pesan dakwah Aa Gym berkisar pada pengendalian diri, hati nurani, toleransi dan keteguhan iman.

Saat para ulama lainnya berdakwah tentang keutamaan salat, puasa, dan kemegahan surga, Aa Gym memilih untuk bercerita tentang pentingnya hati yang tulus, keluarga yang sakinah dengan menggunakan bahasa sehari-hari yang ringan dan menyenangkan.

Figur Aa Gym dan keluarga juga melekat erat di benak masyarakat sebagai keluarga sakinah, mawadah dan warohmah (tentram, penuh cinta dan kasih sayang). Aa Gym menikah dengan Hajjah Ninih Muthma'innah yang lebih dikenal dengan Teh Ninih. Dari pernikahan itu, Aa Gym dan Teh Ninih dikaruniai tujuh orang anak.

Da'i kondang Aa Gym sempat menjadi sorotan saat memilih menikah lagi, menyebabkan Teh Ninih dimadu.

Aa Gym juga sukses membangun bisnis. Tak hanya membangun pendidikan Al Quran hingga pesantren, tapi juga swalayan. Pembawananya yang kalem dengan kalimatnya yang santun, membuat jamaah, khususnya kalangan kaum Hawa, jatuh cinta dengan Aa Gym.

Memilih Berpoligami

Aa Gym dengan kalimat mujarab-nya "jagalah hati" mengumumkan akan menikah lagi alias poligami. Pada akhir 2006, Aa Gym mengadakan jumpa pers yang mengumumkan bahwa dia berpoligami dengan janda beranak tiga yang juga berprofesi sebagai mantan model, Alfarini Eridani sebagai istri keduanya. Inilah badai besar rumah tangga sang ustaz dimulai. Kisah Aa Gym ini menjadi salah satu artikel tematik Liputan6.com, akhir pekan ini.

Aa Gym sempat menyebutkan poligami sebagai sunnah nabi Muhammad SAW. Keputusan Aa Gym itu seolah menjadi bumerang bagi dirinya. Setelah jumpa pers, mulai terjadi boikot lewat SMS oleh publik yang berisi kutipan dakwah Aa Gym yang tidak menganjurkan poligami, ternyata justru dilakukan sang pendakwah.

Aa Gym mengaku berat saat memutuskan untuk berpoligami. Namun dia berdalih menjalaninya karena terlalu cinta terhadap istri pertamanya Ninih Mutmainah Muhsin.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Orang yang tidak mengerti disangkanya saya menyakiti istri, padahal ini cara saya mencintai dia," kata pemimpin Pondok Pesantren Darul Tauhid ini. Publik menilai semua yang menjadi bahan ceramah Aa Gym di depan publik untuk hanya 'manis di bibir` saja. Tanpa mau membandingkan dengan Teh Ninih, masyarakat berpendapat istri kedua Aa Gym yang disebut Teh Rini tampak lebih cantik, mengingat profesinya sebagai mantan model. Omset bisnis Aa Gym juga mulai menurun drastis setelah mengumumkan berpoligami. Pada 2007, aktivitas kunjungan pada Pondok Pesantren Daarut Tauhid terus berkurang hingga 70 persen, mengakibatkan berat pada biaya operasional. Aa Gym disebut-sebut melakukan pengurangan karyawan. Menurut laporan, sekitar 40 persen dari karyawan dirumahkan. Namun pihak Aa Gym membantah kabar tersebut, menyebutkan bisnis tetap berjalan seperti biasa. Namun tayangan televisi pada saat itu, menjadi saksi saat ceramah Aa Gym sepi pengunjung.

Halaman
Show All
Desika Pemita, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan