Sukses

Kunci Sukses Krisdayanti: Disiplin Dan Kerja Keras

IBARAT pepatah, patah tumbuh hilang berganti. Kenyataan ini seakan dialami pula Krisdayanti. Pemilik suara emas ini merasakan kejayaan pada era 1990-an. Kini kemilau KD--biasa Krisdayanti dipanggil--seakan redup seiring masuknya artis-artis pendatang baru. Benarkah karier KD tenggelam? Menurut KD, bermunculannya pendatang baru tak mengendurkan semangat berkarier. Namun dari segenap usahanya, selebihnya ia pasrahkan kepada Allah. "Saya memang adalah orang yang menghargai sebuah proses. Saya menikmati kerja saya," ujar penyanyi kelahiran Malang, Jawa Timur, 24 Maret 1975. Semangat pantang menyerah dibuktikan KD. Meski dianggap sejumlah orang pamornya turun, istri Anang Hermansyah itu bikin kejutan. Adik Yuni Shara ini meraih penghargaan di ajang Planet Muzik Award 2008 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 20 April silam. Di ajang itu, KD memenangi kategori Penyanyi Wanita Terbaik menyisihkan Siti Nurhaliza. Ia sempat heran karena mengantongi Priority Platinum atas terjualnya album KD sebanyak 25 ribu kopi. Beda dengan di Indonesia yang mendapat platinum kalau terjual 150 ribu kopi. Ada dua kunci sukses yang dipegang teguh pelantun Menghitung Hari itu, yakni disiplin dan kerja keras. Tak sedikit orang yang mengagumi kualitas KD. Pesinetron Nadia Safira di antaranya yang merupakan penggemar berat KD. Pemeran Milly di film Ada Apa Dengan Cinta ini memuji kualitas suara KD. "She has a beautiful voice terus lagunya juga keren," ujar Nadia.