10 Tokoh Jahat Disney Paling Dikenang (Bag. 2, 5-1)

"Cermin cermin di dinding, siapa tokoh Disney paling jahat?" Kami punya jawabnya.

Diterbitkan 05 Juni 2014, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Next page: No. 3, Jafar

3. Jafar

3. Jafar

Jafar adalah tokoh jahat di kisah Aladdin versi Disney (rilis dalam film animasi tahun 1992). Ia ingin menggulingkan Sultan Agrabah dan menikahi putrinya yang jelita, Putri Jasmine. Caranya, Jafar memperdaya Aladdin untuk mengambil lampu wasiat. Ia juga mencelakai Aladdin agar niatannya tercapai. Jafar di dongeng Aladdin versi Disney dikreasikan animator Andreas Veja yang juga membuat karakter Maleficent di film animasi Sleeping Beauty. Suaranya diisi aktor Jonathan Freeman yang sedikit banyak kemudian wajah Jafar dibuat mirip dengannya. Sedang dari segi penampilan, Jafar mengingatkan pada Kaisar Ming dari kisah Flash Gordon. Kemampuan sihirnya juga bisa jadi terinspirasi dari tokoh itu.

Next page: No. 2, Cruella de Vil

2. Cruella de Vil

2. Cruella de Vil

Cruella de Vil adalah sindiran pada penggila fashion yang tega menggunakan bulu binatang demi tampil modis. Ia aslinya adalah tokoh jahat dari novel karya Dodie Smith yang terbit tahun 1956. Disney kemudian mengadaptasinya jadi film animasi panjang 101 Dalmatians pada 1961. Ia kemudian muncul beberapa kali, termasuk dalam versi manusia yang diperankan Glenn Close. Saking jahatnya, Cruella melakukan segala cara untuk mendapatkan anjing-anjing jenis Dalamatian yang imut untuk bahan mantel bulunya. Memperdayai gadis saja sudah sangat jahat, sedang niatan membunuh binatang adalah sebuah tindakan kejam.

Next page: No 1, Ratu jahat Snow White

 

1. Ratu Jahat di Snow White

1. Ratu Jahat di Snow White

"Cermin cermin di dinding, siapa tokoh Disney paling jahat?" Jika pertanyaan itu diajukan pada cermin ajaib seperti di kisah Snow White and Seven Dwarfs (filmnya rilis 1937), sang cermin pasti akan menjawab Ratu di kisah Snow White. Kenapa? Oh, dia super super super jahat, lebih jahat dibanding yang lain. Hanya karena merasa kecantikannya tersaingi Putri Salju, yang notabene adalah putri tirinya, sang ratu sampai hati berniat membunuhnya. Ia memerintahkan sang pemburu membunuh Putri Salju. Gagal, ia sendiri lalu bertindak. Sang ratu meracuni Putri Salju dengan apel yang membuatnya teryidur seperti orang mati. Untung ada pangeran tampan. Putri Salju dan sang pangeran berserta para kurcaci pun kemudian hidup bahagia selamanya. (Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Rommy RamadhanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan