BEI: Dana Kelolaan Investasi ESG Sentuh Rp 5,85 Triliun

BEI menilai, emiten dan pelaku pasar telah menimbang ESG untuk investasi.

Diterbitkan 06 November 2026, 13:42 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Investasi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) di pasar modal Indonesia terus dikembangkan seiring meningkatnya perhatian terhadap aspek keberlanjutan. Hingga September 2026, dana kelolaan produk investasi ESG yang mencakup reksa dana aktif, reksa dana indeks, dan exchange-traded fund (ETF) tercatat mencapai sekitar Rp 5,85 triliun.

"Bursa Efek Indonesia telah menyediakan Indeks saham berbasis ESG. Hingga September 2026 dana kelolaan ESG fund growth dapat dilihat yang mencampur produk non-passive reksadana indeks dan ETF mencapai sekitar Rp 5,85 triliun,” kata Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Iding Pardi dalam peluncuran ESG Bond Index, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Iding mengatakan, pasar modal Indonesia telah menyediakan beragam pilihan investasi berbasis ESG untuk membantu investor menentukan instrumen yang sesuai dengan tujuan investasi dan pertimbangan keberlanjutan.

Menurut dia, perkembangan tersebut menunjukkan aspek keberlanjutan semakin mendapat tempat dalam ekosistem pasar modal Indonesia. Perusahaan tercatat maupun pelaku pasar mulai menjadikan ESG sebagai salah satu pertimbangan dalam aktivitas investasi.

BEI juga telah menyediakan sejumlah indeks saham berbasis ESG. Kehadiran indeks tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas referensi bagi investor yang ingin mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam mengambil keputusan investasi.

Pengembangan investasi berkelanjutan juga diperkuat melalui peluncuran Indonesia ESG Bond Index oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) pada Jumat, 6 November 2026.

Indeks obligasi berbasis ESG pertama di Indonesia tersebut diluncurkan dalam rangkaian CMSE 2026 yang diselenggarakan BEI. Kehadiran indeks ini menambah pilihan acuan bagi pelaku pasar dalam memantau perkembangan instrumen obligasi yang berkaitan dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola.

 

 

 

85% Perusahaan Sampaikan Laporan Keberlanjutan

Iding menuturkan, komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan juga terlihat dari keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik.

BEI mencatat sekitar 85% perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keberlanjutan pada 2025. Selain itu, lebih dari 61 perusahaan yang tergabung dalam indeks IDX-80 telah memiliki komitmen ESG.

"Selain itu juga lebih dari 61 perusahaan dalam Indeks IDX-80 itu telah memiliki komitmen ESG. Ini  menunjukkan bagaimana komitmen keberlanjutan sudah mendatangkan tempat dan menjadi agenda tersendiri dari perusahaan,” pungkasnya.

 

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • liputan6
    Pasar modal adalah seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang.
    pasar modal
  • liputan6
    Reksa dana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat permodal yang selanjutnya diinvestasikan.
    Reksa Dana
  • ESG
  • ETF