Emiten UNTR Tebar Dividen Interim Rp 430, Cek Jadwal Lengkapnya

Berikut jadwal pembayaran dividen interim 2026 PT United Tractors Tbk (UNTR).

Diterbitkan 28 Oktober 2026, 21:43 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT United Tractors Tbk (UNTR) akan membagikan dividen interim Rp 1,45 triliun untuk tahun buku 2026. Perseroan akan membagikan dividen interim 2026 Rp 430 persaham.

Pembagian dividen interim UNTR sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 27 Oktober 2026. Demikian mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, (28/10/2026).

PT United Tractors Tbk membagikan dividen interim 2026 dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 September 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk Rp 4,46 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 86,10 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 103,82 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen interim tahun buku 2026?

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 5 November 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 6 november 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 9 November 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 10 November 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 9 November 2026
  • Tanggal pembayaran dividen pada 23 November 2026

Mengutip data RTI, harga saham UNTR melemah 3,4% menjadi Rp 25.600 per saham.Harga saham UNTR dibuka turun 250 poin menjadi Rp 26.250 per saham. Harga saham UNTR berada di level tertinggi Rp 26.250 dan terendah Rp 25.250 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 4.545 kali dengan volume perdagangan saham 22.057 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 56,6 miliar.

Penutupan IHSG pada 28 Oktober 2026

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada penutupan perdagangan saham Rabu, (28/10/2026). Pergerakan IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sentuh 18.172.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,31% menjadi 5.282,31. Indeks saham LQ45 menguat 1,21% menjadi 539,47. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pergerakan IHSG di awal sesi perdagangan bergerak di zona merah. Bahkan IHSG sempat turun 1,6% pada penutupan perdagangan saham sesi pertama. IHSG sempat menyentuh level terendah 5.167,33. Hal itu di tengah 406 saham yang tertekan. Sedangkan 272 saham menguat dan 112 saham diam di tempat.

Sementara itu, IHSG menyentuh level tertinggi hari ini di 5.282,31. Total frekuensi perdagangan 1.552.571 kali dengan volume perdagangan saham 32,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.172.

Dari 11 sektor saham,tiga sektor saham menghijau. Sektor saham kesehatan naik 1,71%, dan mencatat kenaikan terbesar. Disusul sektor saham keuangan bertambah 0,80% dan sektor saham transportasi melompat 0,31%.

Di sisi lain, sektor saham infrastruktur melemah 2,13%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi turun 1,33%, sektor saham basic melemah 0,56%, dan sektor saham industri melemah 0,39%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,52%, sektor saham consumer siklikal susut 0,66%. Selain itu, sektor saham properti merosot 0,18%, sektor saham teknologi turun 0,07%.