Liputan6.com, Jakarta - DFI Retail Group, perusahaan yang tercatat di bursa Singapura, mengumumkan akan mengambil alih kepentingan Maxim's Caterers dalam bisnis berlisensi Starbucks yang mencakup tujuh pasar Asia sebagai inisiatif reorganisasi.
Maxim's akan membayar DFI US$ 340 juta atau Rp 6 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.920) secara tunai. Perusahaan itu juga akan membeli kembali 50% saham yang DFI di konglomerat makanan dan minuman berbasis Hong Kong tersebut.
"Setelah transaksi rampung, bisnis berlisensi Starbucks ini akan langsung menambah pendapatan dan margin operasional bagi bisnis ritel inti Grup, dengan potensi kenaikan lebih lanjut dari sinergi operasional," kata DFI, dikutip dari VnExpress International, Senin (5/10/2026).
Advertisement
Bisnis berlisensi Starbucks ini mencakup jaringan lebih dari 1.100 kedai kopi di tujuh negara: Thailand, Hong Kong, Singapura, Vietnam, Kamboja, Makau, dan Laos.
DFI memperkirakan bisnis ini menyumbang US$ 600-650 juta atau Rp 10,7-11,6 triliun terhadap total pendapatan anak usahanya dari April hingga Desember 2027. Pada basis tahun penuh 2028, kontribusinya diperkirakan mencapai US$ 900 juta atau Rp 16,1 triliun.
Perusahaan itu menyebut bisnis ini memiliki prospek kuat ke depan seiring berkembangnya kelas menengah Asia, serta daya beli dan minat terhadap kopi dan teh spesial.
Transaksi ini muncul di tengah upaya Starbucks membentuk ulang bisnis globalnya di bawah kepemimpinan CEO Brian Niccol, yang menutup sejumlah kedai kopi dan memangkas pekerjaan korporat di Amerika Utara demi memulihkan profitabilitas.
Di Asia, Starbucks sebelumnya merampungkan usaha patungan di China pada April lalu, menyumbang 60% saham ke Boyu Capital di operasi ritel Starbucks China, sementara Starbucks mempertahankan sisanya.
DFI turut menaikkan rasio pembayaran dividen 2027 menjadi 80%, dengan mempertahankan proyeksi laba inti 2028 di kisaran US$ 310-350 juta atau Rp 5,5-6,2 triliun.
Wall Street Melesat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan saham Jumat, 2 Oktober 2026 (Sabtu pagi Jakarta). Wall street melesat seiring data ketenagakerjaan yang melemah secara tak terduga yang memicu harapan the Federal Reserve (the Fed) akan mempertahankan suku bunga stabil pada Oktober.
Mengutip CNBC, Sabtu (3/10/2026), indeks Dow Jones melesat 250 poin atau 0,5% dan ditutup ke 51.176,46. Indeks S&P 500 menguat 0,7%. Sementara itu, indeks Nasdaq bertambah 1,2% menjadi 27.190,86. Indeks ini sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang sebelum akhirnya kembali turun seiring berbalik arahnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Wall street meski reli menjelang akhir pekan, tetapi cenderung tertekan selama sepekan. Indeks Dow Jones merosot 1,3%. Indeks S&P 500 turun 0,3%. Indeks Nasdaq melesat 0,6%.
Sementara itu, imbal hasil treasury sempat turun pada Jumat pekan ini setelah rilis laporan ketenagakerjaan pada September. Akan tetapi, imbal hasil kembali naik sehingga menekan harga saham AS turun dari level tertinggi sesi perdagangan tersebut.
Saham-saham teknologi menguat seiring kembalinya minat risiko di Wall Street. Saham Nvidia sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa untuk pertama kalinya sejak Mei, meskipun akhirnya ditutup di bawah rekor penutupan sebelumnya. Saham CrowdStrike, Palo Alto Networks, dan AMD juga sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Saham AMD sendiri naik hampir 3%.
Advertisement
Laporan Nonfarm Payrolls
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074967/original/055589500_1584006686-20200312-Wall-Street-2.jpg)
Laporan nonfarm payrolls bulan lalu menunjukkan ekonomi AS menambah 29.000 lapangan kerja, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%. Konsensus Dow Jones sebelumnya memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja sebesar 84.000 dan tingkat pengangguran tetap stabil di angka 4,1%.
"Ini adalah jenis angka yang memang diinginkan pasar dari sisi ketenagakerjaan," ujar Kepala Strategi Pasar di Osaic, Phil Blancato.
"Tidak terlalu panas, tidak terlalu dingin, tidak terlalu fantastis, namun juga tidak menunjukkan pelemahan,” ia menambahkan.
Angka tersebut membuat para pelaku pasar mengevaluasi kembali langkah Federal Reserve selanjutnya. Berdasarkan data CME FedWatch Tool, perdagangan kontrak berjangka fed funds mengindikasikan kemungkinan sebesar 77% bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365296/original/064675400_1791170200-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-05T101528.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1600053/original/099621200_1495260000-20170520-Starbucks_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412025/original/093491300_1479719891-Singapura.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/673466/original/jababeka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355704/original/068969800_1790140379-email-attachment_2026_09_23_pramita-tristiawati_dapat-pinjaman-triliunan-siloam-akuisisi-14-rumah-sakit-lewat-persetujuan-rupslb_RUPSLB2026_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354707/original/070457500_1790059781-1000450415.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3953141/original/057037400_1646466239-Mining.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349579/original/058173800_1789535738-KV2_LinkedIn_1200x627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497603/original/096409200_1770638744-3.jpg)