Emiten SMDR Tebar Dividen Interim Rp 40,93 Miliar, Cek Jadwalnya

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menyebutkan pembayaran dividen mempertimbangkan laporan keuangan semester pertama 2026.

Diterbitkan 31 Juli 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 Rp 40,93 miliar. Pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 2,5 per saham.

Pembagian dividen itu sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 30 Juli 2026.Demikian mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/7/2026).

Adapun pembagian dividen itu mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 32,52 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$ 544,67 juta dan total ekuitas sebesar US$ 787,77 juta.

Berikut jadwal pembagian dividen interim tahun buku 2026:

Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 7 Agustus 2026

Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 10 Agustus 2026

Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 11 Agustus 2026

Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 12 Agustus 2026

Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 11 Agustus 2026, waktu: 16.00

Tanggal pembayaran dividen pada 29 Agustus 2026

Berdasarkan data RTI, harga saham SMDR ditutup naik 0,69% menjadi Rp 290 per saham. Harga saham SMDR dibuka stagnan di Rp 268 per saham. Saham SMDR berada di level tertinggi Rp 292 dan terendah Rp 284 per saham. Total frekuensi perdagangan 661 kali dengan volume perdagangan saham 33.455 saham. Nilai transaksi harian Rp 964,3 juta.

Emiten SMDR Raup Pendapatan US$ 184 Juta

Sebelumnya, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) membukukan pendapatan sebesar US$ 184,3 juta pada Januari-Maret 2026, naik 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 181,2 juta.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Minggu (21/6/2026) kinerja pendapatan tersebut menunjukkan aktivitas bisnis SMDR masih tumbuh meskipun laju pertumbuhannya relatif moderat. Peningkatan ini turut mendorong perolehan EBITDA yang naik 13% menjadi US$ 54,9 juta dari US$ 48,6 juta pada kuartal I 2025.

Berdasarkan paparan kinerja perusahaan, pendapatan SMDR pada kuartal I 2026 mencapai US$ 184,3 juta. Angka ini melanjutkan tren pertumbuhan yang juga tercermin pada kinerja sepanjang tahun 2025, di mana pendapatan perseroan meningkat menjadi US$ 801,7 juta dari US$ 737,4 juta pada 2024.

Meski pendapatan meningkat, laba usaha dan laba bersih perusahaan turun. Laba usaha SMDR pada kuartal I 2026 tercatat US$ 18,3 juta, turun 27% dibandingkan US$ 24,9 juta pada kuartal I 2025. Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi US$ 10,1 juta dari US$ 15,5 juta pada periode sama tahun lalu. Laba per saham dasar tercatat US$ 0,001 pada kuartal pertama 2026.

 

 

Neraca Tetap Solid

Dari sisi posisi keuangan, SMDR masih menunjukkan fundamental yang kuat. Kas dan setara kas per akhir Maret 2026 mencapai US$ 337,2 juta, naik 6% dibanding posisi akhir 2025 sebesar US$ 317,7 juta. Total aset perusahaan juga meningkat menjadi US$ 1,46 miliar dari US$ 1,43 miliar pada akhir tahun lalu.

Kenaikan ini mencerminkan ekspansi aset dan penguatan posisi keuangan perusahaan. Di sisi lain, utang bank jangka panjang naik 15% menjadi US$ 185,2 juta, sementara utang bank jangka pendek meningkat 9% menjadi US$ 46,1 juta. Namun, kenaikan liabilitas tersebut masih diimbangi oleh pertumbuhan aset dan ekuitas. Ekuitas SMDR tercatat naik menjadi US$ 785,3 juta dari US$ 773,5 juta pada akhir 2025, menunjukkan perusahaan tetap mampu menciptakan nilai bagi pemegang saham.