Emiten CNMA Tebar Dividen Final 2025 Rp 7 per Saham, Cek Jadwal Pembagiannya

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) membagikan total dividen 2025 sebesar Rp 979,7 miliar.

Diterbitkan 08 April 2026, 20:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengeloa bioskop XXI akan membagikan dividen final 2025 sebesar Rp 571,59 miliar. Pembagian dividen itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 6 April 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/4/2026), PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk membagikan dividen final 2025 setara Rp 7 per saham. Sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp 5 per saham dengan nilai Rp 408,25 miliar. Dengan demikian, total dividen 2025 yang dibagikan sebesar Rp 979,76 miliar.

Perseroan membagikan dividen 2025 dengan mempertimbangkan data keuangan per 31 Desember 2025 antara lain:

  • Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 704,75 miliar
  • Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,31 triliun
  • Total ekuitas sebesar Rp 4,33 triliun

Berikut jadwal pembagian dividen:

  • Tanggal efektif pada 6 April 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 14 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 15 April 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 16 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 17 April 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 16 April 2026
  • Tanggal pembayaran dividen pada 28 April 2026

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 8 April 2026, harga saham CNMA turun 0,91% menjadi Rp 109 per saham. Harga saham CNMA dibuka naik satu poin ke posisi Rp 111 per saham. Saham CNMA berada di level tertinggi Rp 112 dan terendah Rp 108 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 3.681 kali dengan volume perdagangan saham 418.587 saham. Nilai transaksi Rp 4,6 miliar.

Kinerja 2024

Sebelumnya, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) atau Cinema XXI mengumumkan kinerja tahun buku 2024 yang berakhir pada 31 Desember 2024. Pada periode tersebut, perseroan meraih pendapatan sebesar Rp 5,7 triliun per 31 Desember 2024, meningkat 9,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 sebesar Rp 5,2 triliun.

Dari raihan itu, perseroan membukukan laba bersih Rp 728,95 miliar atau naik 5,99 persen dibandingkan laba tahun buku 2023 yang tercatat sebesar Rp 678,76 miliar. Sebagai jejaring bioskop terbesar di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 36 tahun, Cinema XXI terus berkomitmen menjaga pertumbuhan kinerja dengan fokus meningkatkan kualitas layanan bioskop bagi konsumen.

"Cinema XXI mengapresiasi kepercayaan para penonton serta dukungan dari berbagai pihak di industri perfilman, pemerintah, pemegang saham, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan, yang telah mendukung perusahaan untuk terus berkembang dan mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024,” ujar Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman dalam keterbukaan informasi Bursa, Kamis (27/2/2025).

 

                                

Peningkatan Pendapatan

Suryo menjelaskan, peningkatan pendapatan 2024 didukung oleh kontribusi penjualan tiket bioskop serta makanan dan minuman yang mencapai Rp 5,5 triliun atau tumbuh 9,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan penjualan tersebut didorong berbagai inovasi dan strategi bisnis seperti penambahan bioskop baru di lokasi yang strategis dan potensial, diversifikasi menu makanan dan minuman sesuai dengan selera penonton, serta program promosi yang efektif dan tepat sasaran.

Pada tahun buku 2024, perseroan membukukan beban dan biaya operasi sebesar Rp 4,67 triliun. Angka itu naik dibanding periode 2023, di mana beban dan biaya operasi tercatat sebesar Rp 4,18 triliun.