BTPN Syariah Salurkan Pembiayaan Ultra Mikro Rp 9,19 Triliun

Bank BTPN Syariah (BTPS) sukses salurkan pembiayaan Rp 9,19 triliun ke segmen ultra mikro pada 2025. Simak capaian RAKB dan dampak nyatanya.

Diterbitkan 26 Maret 2026, 13:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) tahun 2025. Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Kamis (26/3/2026) Perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 9,19 triliun kepada nasabah segmen ultra mikro yang tersebar di 2.650 kecamatan di 26 provinsi di Indonesia.

Melalui model pendampingan yang telah menjangkau lebih dari 3,77 juta nasabah pembiayaan aktif, Bank tidak hanya berhasil menjaga rasio keuangan yang sehat, tetapi juga membuktikan bahwa pemberdayaan yang tepat mampu menjadi penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Komisaris Utama/Independen Kemal Azis Stamboel menilai Direksi telah menjalankan strategi yang tepat, khususnya dalam menerapkan prinsip kehati-hatian guna menjaga kualitas pembiayaan. Hal ini memungkinkan kinerja keuangan tetap sesuai proyeksi serta memberikan distribusi nilai ekonomi kepada berbagai pemangku kepentingan.

"Dewan Komisaris menilai Direksi telah menjalankan langkah tepat. Komitmen Direksi menerapkan prinsip kehati-hatian demi menjaga kualitas pembiayaan berhasil menjaga kinerja keuangan sesuai proyeksi," ujar Kemal dikutip Kamis (16/3/2026).

Distribusi tersebut mencakup gaji dan tunjangan karyawan, pembayaran pajak kepada negara, hingga kontribusi kepada mitra bisnis serta lingkungan sekitar. Selain itu, akses pembiayaan yang diberikan kepada segmen ultra mikro terbukti memberikan dampak nyata dalam kehidupan nasabah.

Dalam aspek kesejahteraan, terjadi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak nasabah dari tahun ke tahun. Kondisi tempat tinggal mereka juga menjadi lebih layak dan sehat. Bahkan, sekitar 12% nasabah inklusi yang sebelumnya berada di tingkat kesejahteraan terendah berhasil keluar dari kelompok tersebut dalam kurun waktu lima tahun.

 

 

Pemberdayaan Perempuan Dominan dalam Model Bisnis

Pada aspek sosial, Dewan Komisaris menilai model bisnis BTPN Syariah telah dijalankan secara tepat dari tahun ke tahun, dengan dukungan seluruh #bankirpemberdaya. Mereka telah mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas serta mendapatkan kesempatan setara untuk berkembang.

Sebanyak 96% karyawan kami adalah perempuan yang terlibat dalam pemberdayaan masyarakat inklusi, sedangkan 22% anggota Direksi dan Dewan Komisaris adalah perempuan.

"Langkah strategis ini diiringi dengan upaya penyediaan fasilitas dalam menghidupkan suasana kerja aman dan nyaman bagi karyawan. Bagi para CO yang langsung berhadapan dengan masyarakat inklusi, Bank menyediakan fasilitas kerja yang mencukupi berupa wisma dan kendaraan roda dua, lengkap dengan tunjangan servis kendaraan dan bensin," pungkasnya.