Liputan6.com, Jakarta - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan adanya perubahan dalam jajaran Dewan Komisaris. Perubahan ini disampaikan melalui surat keterbukaan informasi resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 November 2025.
PT Merdeka Gold Resources Tbk telah menerima surat pengunduran diri dari Hardi Wijaya Liong dari jabatannya selaku Presiden Komisaris Perseroan. Surat pengunduran diri tersebut diterima oleh Perseroan pada tanggal 3 November 2025.
"Sesuai dengan mekanisme perusahaan publik, pengunduran diri Bapak Hardi Wijaya Liong akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan," jelas Sekretaris Perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk Adi Adriansyah Sjoekri, dikutip dari keterbukana informasi, Kamis (6/11/2025).
Advertisement
Keterbukaan informasi ini disampaikan dalam rangka memenuhi kewajiban Perseroan sesuai dengan ketentuan Pasal 27 Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Peraturan tersebut mewajibkan Perseroan untuk melakukan keterbukaan informasi kepada publik dan menyampaikannya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya permohonan pengunduran diri Dewan Komisaris.
Hardi Wijaya Liong memulai perjalanan kariernya di bidang akuntansi dan keuangan, menjabat sebagai Manajer di Kantor Akuntan Publik Prasetio Utomo & Rekan – Arthur Anderson Indonesia dari tahun 1993 hingga 1998.
Setelah itu, beliau melanjutkan kariernya di industri perbankan investasi, bergabung dengan Citigroup Investment Banking Indonesia dan menduduki posisi terakhir sebagai Wakil Presiden dan Direktur PT Citigroup Securities dari tahun 1998 hingga 2004.
Hardi merupakan pendiri dan pemegang saham Grup Provident Capital, sebuah entitas investasi besar yang portofolio utamanya mencakup perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia, termasuk Grup PT Merdeka Copper Gold Tbk, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, dan PT Provident Investasi Bersama Tbk.
EMAS Rampungkan Pabrik Persiapan Bijih Tambang Emas Pani
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5368917/original/071448100_1759398559-2_oktober_2025-1.jpg)
Sebelumnya, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyelesaikan fasilitas Pabrik Persiapan Bijih (Ore Preparation Plant/ OPP) Tambang Emas Pani yang memiliki fungsi utama dalam mempersiapkan bijih emas, sebelum ditumpuk di atas heap leach pad (bantalan pelindian) agar proses pelindian (ekstraksi logam) menjadi lebih efisien dan efektif.
MGR merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), perusahaan yang dikendalikan PT Provident Capital Indonesia dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.
Konstruksi fasilitas OPP Tambang Emas Pani selesai pada 14 Oktober 2025 dan memasuki tahap commissioning dengan target operasi di bulan November 2025, seiringan dengan target stacking pertama di bulan yang sama.
Secara ringkas, Pabrik OPP di Tambang Emas Pani berfungsi untuk mengolah dan menyiapkan bijih mentah mejadi ukuran yang lebih kecil sebelum ditumpuk (stacking) untuk pelindihan (heap leach). Beroperasinya OPP adalah tonggak penting dalam fase operasi produksi, serta menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan investasi dan pengembangan usaha ke depan.
“Commisioning fasilitas OPP menandai langkah selanjutnya bagi EMAS. Tahap commissioning akan dilanjutkan dengan stacking pertama di bulan November serta first gold pour di awal 2026” ungkap Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk Boyke Abidin, Rabu (22/10/2025).
Stacking atau penumpukan bijih di atas heap leach pad (bantalan pelindian) memungkinkan proses pelindian atau ekstraksi emas.
Advertisement
Kontribusi ke Ekonomi Daerah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372934/original/024772400_1759804952-7_OKTOBER_2025-1.jpg)
Sebagai pengelola Tambang Emas Pani, PT Merdeka Resources Gold Tbk, berkomitmen terhadap pencapaian kinerja yang berkelanjutan dengan berlandaskan praktik pertambangan yang baik (good mining practices).
Perusahaan juga terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi perekonomian kabupaten Pohuwato, provinsi Gorontalo serta nasional. Komitmen ini sejalan dengan strategi induk usaha, PT Merdeka Copper Gold Tbk, yang melalui seluruh anak perusahaannya senantiasa mengedepankan penerapan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) yang tinggi dalam setiap operasional pertambangan.
Berdasarkan studi teknis terbaru, Cadangan Bijih Emas (Ore Reserve) Tambang Emas Pani meningkat menjadi 4,8 juta ounces dari kandungan Perkiraan Sumber Daya Mineral (Mineral Resource Estimate) melebihi 7 juta ounces, menjadikannya salah satu deposit emas primer terbesar di Indonesia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403995/original/006720600_1762347742-BODC_Foto_B_Web_Hardi-Wijaya-Liong.png)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837498/original/067081100_1716195906-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826293/original/061766900_1715176240-fotor-ai-20240508204951.jpg)