IHSG Kembali Perkasa di 14 Oktober 2025, Sektor Saham Industri Dasar Melonjak

Pada perdagangan hari ini, IHSG berada di level tertinggi 8.284,91 dan level terendah 8.252,20. Sebanyak 230 saham menguat sehingga mendorong IHSG. Sedangkan 264 saham melemah dan 166 saham diam di tempat.

Diterbitkan 14 Oktober 2025, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menuju zona hijau pada awal perdagangan Selasa ini setelah kemarin ditutup terbakar.

Pada hari ini, Selasa (14/10/2025), IHSG dibuka naik ke posisi 8.269,48 dari penutupan sebelumnya di angka 8.227.20. Sedangkan pada perdagangan saham Senin kemarin, IHSG ditutup  ditutup merosot 0,37% ke posisi 8.227,20. 

Pada pukul 09.17 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau. IHSG naik 29,60 poin atau 0,37 persen ke level 8.261,52. Untuk indeks acuan LQ 45 juga naik 0,54 persen ke posisi 792. 

Pada perdagangan hari ini, IHSG berada di level tertinggi 8.284,91 dan level terendah 8.252,20. Sebanyak 230 saham menguat sehingga mendorong IHSG. Sedangkan 264 saham melemah dan 166 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 483.422 kali dengan volume perdagangan 7,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.552.

Sektor saham bervariasi pada perdagangan Selasa pekan ini. Sektor saham industri dasar membukukan kenaikan tertinggi sebesar 1,66 persen dan disusul sektor kesehatan dengan naik 0,90 persen. Namun, sektor transportasi mengalami tekanan sehingga turun 0,42 persen.

Prediksi IHSG Hari Ini 14 Oktober 2025

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa, (14/10/2025). Potensi kenaikan IHSG hari ini seiring kenaikan di bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,37% dan disertai dengan aksi jual bersih oleh investor asing mencapai Rp 586 miliar pada perdagangan saham Senin, 13 Oktober 2025. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain saham BBRI, BBCA, BRPT, AMMN dan BMRI.

"IHSG berpotensi rebound hari ini seiring kenaikan di bursa AS,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 8.120-8.200 dan level resistance 8.270-8.300 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Rekomendasi Saham

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, best case, posisi pergerakan IHSG masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5 sehingga IHSG masih berpeluang menguat kembali ke 8.294-8.365.

“Namun, waspadai pada label merah, di mana penguatannya sudah selesai dan IHSG akan terkoreksi ke rentang 7.724-7.941,” kata dia.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.169,8.118 dan level resistance 8.260.8.303 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Untuk rekomendasi saham Fanny memilih saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). 

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Pembukaan IHSG
  • Bursa saham