Indofood Kantongi Penjualan Rp 59,84 Triliun hingga Juni 2025

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat penjualan naik 4% dan laba tumbuh 51% hingga semester I 2025.

Diperbarui 02 Agustus 2025, 14:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat pertumbuhan penjualan dan laba hingga Juni 2025.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk meraup penjualan bersih Rp 59,84 triliun, naik 4% dari periode sama 2024 sebesar Rp 57,30 triliun.

Laba bruto naik tipis 0,11% menjadi Rp 19,82 triliun hingga Juni 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 19,80 triliun. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (2/8/2025).

Laba usaha turun 1% menjadi Rp 11,69 triliun hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,75 triliun. Marjin laba usaha masih tetap sehat sekitar 19,5%.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertambah 51% menjadi Rp 5,84 triliun hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,85 triliun. Hal ini terutama karena lebih rendahnya rugi selisih kurs yang belum terealisasi yang timbul dari kegiatan pendanaan.

Core profit, yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan, naik 2% menjadi Rp5,78 triliun dari Rp5,67 triliun pada semester pertama tahun lalu.

Seiring kinerja tersebut, Perseroan membukukan laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 665 hingga semester I 2025 dari semester I 2024 sebesar Rp 439.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim menuturkan, pada semester pertama 2025 ini, Indofood menunjukkan kinerja operasional yang konsisten di tengah kondisi global yang penuh perubahan serta tingkat kepercayaan konsumen yang melemah.

“Kami akan tetap fokus dalam menghasilkan pertumbuhan secara organik, serta menjaga keseimbangan pangsa pasar dengan profitabilitas dan neraca yang sehat,” kata dia dikutip dalam keterangan tertulis.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Perseroan mencatat total ekuitas Rp 112,68 triliun hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 108,99 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp 96,55 triliun hingga 30 Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 92,72 triliun.  Aset Perseroan naik dari Rp 201,71 triliun hingga Desember 2024 menjadi Rp 209,24 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 42,01 triliun hingga Juni 2025.

Indofood Sukses Makmur Tebar Dividen Rp 280 per Saham

Sebelumnya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 280 per lembar saham kepada para pemegang saham.

Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar untuk membahas kinerja tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024. Dividen tersebut akan dibayarkan pada 23 Juli 2025. Adapun total dividen itu diperkirakan Rp 2,46 triliun.

Perseroan menyampaikan keputusan pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi atas dukungan para pemegang saham. RUPST juga menyetujui laporan tahunan direksi yang memuat hasil kegiatan usaha dan laporan keuangan Perseroan.

Meski tidak diungkap secara rinci dalam pengumuman ini, INDF selama ini dikenal sebagai perusahaan dengan kinerja solid dan konsisten dalam memberikan imbal hasil kepada investornya.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Indofood. Kami akan terus fokus dalam menghasilkan pertumbuhan secara organik, serta menjaga keseimbangan pangsa pasar dengan profitabilitas dan neraca yang sehat," kata Anthony dalam keterbukaan informasi Bursa, Jumat (20/6/2025).

Personel Baru, INDF Tambah Notariza Taher ke Jajaran Komisaris Independen

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST Indofood juga menetapkan perubahan komposisi Dewan Komisaris dengan mengangkat Notariza Taher sebagai Komisaris Independen yang baru.

Ia akan menjabat hingga penutupan RUPST Tahunan Perseroan pada 2027. Penunjukan ini diharapkan memperkuat tata kelola perusahaan dan independensi pengawasan terhadap manajemen.

Dengan perubahan ini, susunan Dewan Komisaris INDF adalah sebagai berikut:

  • Komisaris Utama: Manuel Velez Pangilinan
  • Komisaris: Benny Setiawan Santoso
  • Komisaris: Christopher Huxley Young
  • Komisaris: Joseph Hon Pong Ng
  • Komisaris: John William Ryan
  • Komisaris Independen: Hans Kartikahadi
  • Komisaris Independen: Sulaiman Arif Arianto
  • Komisaris Independen: Notariza Taher (anggota baru)

Direksi

  • Direktur Utama: Anthoni Salim
  • Direktur: Franciscus Welirang
  • Direktur: Axton Salim
  • Direktur: Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie)
  • Direktur: Taufik Wiraatmadja
  • Direktur: Alamsyah
  • Direktur: Moleonoto (Paulus Moleonoto)
  • Direktur: Joedianto Soejonopoetro
  • Direktur: Hendra Widjaja
  • Direktur: Tan Suzi Indriani
  • Direktur: Tan Elly (Elly Betty)