Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan penguatan hingga mendekati level 7.000. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menilai tren positif ini sebagai bentuk kepercayaan pelaku pasar terhadap stabilitas sistem keuangan Indonesia yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
Optimisme terhadap kinerja perekonomian nasional dan perusahaan tercatat (emiten) menjadi faktor pendorong utama.
Meskipun demikian, Inarno menekankan bahwa ekspektasi terhadap level 8.000 bukanlah sesuatu yang otomatis tercapai, melainkan harus dijaga secara kolektif oleh seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya OJK.
Advertisement
“Kami percaya bahwa optimisme pelaku pasar yang telah terbangun perlu kita jaga bersama, bukan hanya oleh OJK, namun juga seluruh pemangku kepentingan,” ujar Inarno dalam keterangan tertulis, Senin (2/6/2025).
Risiko Global Tinggi, KSSK Perkuat Koordinasi
Meskipun tren penguatan IHSG patut diapresiasi, OJK tetap mencermati berbagai risiko eksternal. Dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), disepakati bahwa risiko global, termasuk potensi rambatan krisis keuangan dari luar negeri, masih cukup tinggi dan harus terus diantisipasi secara waspada.
Sebagai respons, forum KSSK berkomitmen memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk mengatasi potensi dampak sistemik. Kebijakan yang terkoordinasi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional serta daya tahan sektor keuangan domestik.
“Di forum KSSK kemarin disepakati untuk terus meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat koordinasi dan kebijakan dalam upaya memitigasi potensi dampak rambatan faktor-faktor risiko global,” ungkap Inarno.
Tekanan Global dan Modal Asing Pengaruhi Volatilitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
OJK menilai bahwa pasar modal Indonesia masih menunjukkan ketahanan meski berada di bawah tekanan global yang signifikan.
Volatilitas pasar meningkat seiring keluarnya arus modal asing akibat sentimen risk-off dari ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan negara besar seperti AS dan Tiongkok.
Tren ini menyebabkan investor global beralih ke instrumen keuangan yang dianggap lebih aman (safe haven). Situasi ini menambah tantangan dalam menjaga stabilitas pasar domestik, terlebih di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat ke angka 4,87% pada kuartal I-2025.
“Dalam periode penuh ketidakpastian, aliran modal global atau investor global terlihat mulai cenderung mengalihkan ke arah asset (portofolio) yang dianggap lebih aman (safe haven),” jelas Inarno.
Advertisement
Peran Strategis OJK dan KSSK dalam Menjaga Pasar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
Menanggapi dinamika kebijakan The Fed dan perlambatan ekonomi domestik, OJK terus memperkuat koordinasi dengan SRO dan forum KSSK.
Tujuannya adalah menjaga kepercayaan investor serta memastikan tersedianya informasi yang memadai agar pengambilan keputusan investasi tetap rasional dan berbasis data.
Mengenai prospek saham bank BUMN seperti BMRI, BBNI, dan BBRI, Inarno menegaskan bahwa OJK tidak dalam posisi memberikan rekomendasi saham. Namun, OJK tetap memastikan seluruh lembaga jasa keuangan mematuhi regulasi dan prinsip kehati-hatian guna mendukung stabilitas sistem keuangan.
“OJK tidak dalam posisi memberikan penilaian terhadap prospek saham atau rekomendasi atas saham atau Efek tertentu, termasuk dalam hal ini saham Bank BUMN,” tegasnya.
Namun demikian OJK, baik di pengawasan sektor perbankan, sektor PMDK, maupun sektor lainnya akan terus berkoordinasi dan memastikan bahwa lembaga jasa keuangan baik di sektor perbankan maupun emiten lainnya untuk mengikuti ketentuan yang berlaku. Serta menerapkan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik, dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan dan menjaga kepercayaan investor.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406090/original/045911700_1782288940-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_15.09.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/164/original/089229800_1562306521-WhatsApp_Image_2019-07-05_at_12.56.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259250/original/045793700_1781492796-curacao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7942892/original/090201900_1780778139-AP26157707967919.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369225/original/064000000_1759459826-adidas-trionda-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393442/original/070756800_1782273896-IMG-20260624-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4574324/original/025119000_1694607476-AP23256084001856.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406090/original/045911700_1782288940-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_15.09.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757467/original/005489200_1778659932-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5751492/original/016627700_1778652313-IMG_3406.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554029/original/003537200_1776057719-1000288568.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322814/original/049629900_1782191907-1847028687893594592.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263816/original/098807000_1782015847-Penyitaan_aset_oleh_OJK-21_Juni_2026b.jpeg)