Sukses

TSPC Tebar Dividen Interim 2022 Rp 25 per Saham, Catat Jadwalnya

Liputan6.com, Jakarta - PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2022. Rencana pembagian dividen interim sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 6 Desember 2022.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/12/2022), PT Tempo Scan Pacific Tbk akan membagikan dividen senilai Rp 112,75 miliar atau Rp 25 per saham.

Dividen interim dibagikan kepada para pemegang saham perseroan dan atau para pemegang rekening (penerima manfaat efek) yang namanya terdaftar pada 20 Desember 2022 pukul 16.00 WIB. Pembagian dividen itu merujuk pada data keuangan perseroan per 30 September 2022.

Pada periode tersebut, perseroan berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 540,6 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 6,18 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp 7,18 triliun.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, Jumat, 9 Desember 2022, saham TSCP melemah tipis 0,36 persen ke posisi Rp 1.370 per saham. Saham TSPC dibuka stagnan di Rp 1.375 per saham. Saham TSPC berada di level tertinggi Rp 1.380 dan terendah Rp 1.370 per saham. Total frekuensi perdagangan 64 kali dengan volume perdagangan 690 saham. Nilai transaksi Rp 94,8 juta.

Jadwal pembagian dividen interim:

Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 16 Desember 2022

Tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 19 Desember 2022

Tanggal cum dividen di pasar tunai: 20 Desember 2022

Tanggal ex dividen di pasar tunai: 21 Desember 2022

Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: 20 Desember 2022

Tanggal pembayaran dividen: 23 Desember 2022

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Kinerja Semester I 2022

Sebelumnya, PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) mengumumkan kinerja perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2022. Pada periode tersebut, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 5,94 triliun. Penjualan itu naik 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,48 triliun.

Sejalan dengan kenaikan penjualan, beban pokok penjualan ikut naik menjadi Rp 3,93 triliun dari Rp 3,56 triliun pada semester I 2021. Sehingga perseroan mengantongi laba bruto sebesar Rp 2 triliun pada semester I 2022, naik tipis 4,12 persen dibanding semester I 2021 sebesar Rp 1,92 triliun.

Pada semester I 2022, perseroan mencatatkan beban penjualan Rp 1,27 triliun, beban umum dan administrasi Rp 289,45 miliar, dan penghasilan operasi lain Rp 47,27 miliar. Dari rincian itu, laba usaha turun 11,4 persen menjadi Rp 496,75 miliar dibanding semester I 2021 sebesar Rp 560,8 miliar.

Bersamaan dengan itu, penghasilan keuangan pada semester I 2022 tercatat sebesar Rp 23,22 miliar, bagian atas laba bersih entitas asosiasi Rp 7,08 miliar, beban keuangan Rp 28,93 miliar, dan beban restrukturisasi RP 7,97 miliar.

Setelah dikurangi pajak, perseroan mengukuhkan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 401,92 miliar turun 9,4 persen dibanding semester I 2021 sebesar Rp 443,60 miliar.

 

 

 

3 dari 3 halaman

Aset Perseroan

Sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 7,45 persen menjadi Rp 378,86 miliar dibanding semester I 2021 sebesar Rp 409,38 miliar. Sehingga laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi 84 dari sebelumnya 91.

Dari sisi aset Tempo Scan Pacific sampai dengan Juni 2022 tercatat sebesar Rp 10,61 triliun, naik dibanding posisi akhir Desember 2021 sebesar Rp 9,64 triliun. Terdiri dari aset lancar senilai Rp 6,9 triliun dan aset tidak lancar Rp 3,71 triliun.

Liabilitas sampai dengan Juni 2022 tercatat sebesar Rp 3,59 triliun, naik dibanding posisi akhir Desember 2021 sebesar Rp 2,77 triliun. Terdiri dari liabilitas jangka pendek Rp 2,76 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp 833,32 miliar.

Sementara ekuitas sampai dengan Juni 2022 naik menjadi Rp 7,02 triliun dibanding posisi akhir Desember 2021 sebesar Rp 6,86 triliun.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS