Sukses

10 Saham Paling Lesu pada 29 November-3 Desember 2021

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 0,35 persen pada 29 November-3 Desember 2021. IHSG susut menjadi 6.538,50 pada pekan ini dari pekan lalu 6.561,55.

Kapitalisasi pasar bursa turun 0,30 persen menjadi Rp 8.098,62 triliun dari pekan lalu Rp 8.123,09 triliun. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi bursa selama sepekan melemah 0,64 persen menjadi 1.359.699 transaksi dari 1.368.518 transaksi pada pekan lalu.

Rata-rata volume transaksi harian bursa susut 5,11 persen menjadi 22,990 miliar saham dari 24,227 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

Investor asing mencatat aksi jual Rp 527,68 miliar pada Jumat, 3 Desember 2021. Sepanjang 2021, investor asing mencatat aksi beli bersih Rp 35,47 triliun.

Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) meningkat 5,74 persen menjadi Rp 15,30 triliun dari Rp 14,47 triliun pada pekan lalu.

Investor asing mencatat aksi jual signifikan pada pekan ini. Tercatat aksi jual investor asing mencapai Rp 3,2 triliun pada 29 November-3 Desember 2021. Namun, sepanjang tahun berjalan 2021, investor asing membukukan aksi beli saham mencapai Rp 35,47 triliun.

Di tengah IHSG yang tertekan, ada 10 saham yang alami koreksi tajam pada pekan ini. Bahkan koreksi saham tersebut lebih besar dari kinerja IHSG. Berikit 10 saham paling lesu dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (4/12/201):

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Saham PANI-TRUE

1.PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI)

Saham PANI turun 29,84 persen menjadi Rp 1.340 per saham dari pekan lalu Rp 1.910 per saham.

2.PT First Media Tbk (KBLV)

Saham KBLV susut 29,48 persen dari Rp 1.340 per saham menjadi Rp 945 per saham.

3.PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI)

Saham DIGI koreksi 28,14 persen dari Rp 167 per saham menjadi Rp 120 per saham.

4.PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA)

Saham IDEA susut 26,62 persen menjadi Rp 113 per saham dari pekan lalu Rp 154 per saham.

5.PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE)

Saham TRUE tergelincir 23,97 persen menjadi Rp 92 per saham dari pekan lalu Rp 121 per saham.

3 dari 3 halaman

Saham BBSI-BESS

6.PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI)

Saham BBSI susut 23,06 persen dari Rp 5.500 per saham menjadi Rp 4.080 per saham.

7.PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP)

Saham ATAP merosot 21,78 persen menjadi Rp 158 per saham dari pekan lalu Rp 202 per saham.

8.PT Verena Multi Finance Tbk (VRNA)

Saham VRNA tergelincir 21,23 persen dari Rp 212 per saham menjadi Rp 167 per saham.

9.PT Aesier Grup Internasional Tbk (RONY)

Saham RONY turun 18,30 persen menjadi Rp 250 per saham dari pekan lalu Rp 306 per saham.

10.PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS)

Saham BESS susut 18,07 persen menjadi Rp 1.655 per saham dari pekan lalu Rp 2.020 per saham.

 

Reporter: Elizabeth Brahmana